MEANINGFUL TRIP WITH HERBANA



Sebetulnya sudah lama sekali aku menunggu undangan dari Herbana untuk datang ke pabriknya. Ide ini sempat aku ajukan pada tim Herbana, sejak aku merasakan sendiri manfaat dan khasiat Herbana yang menemani keseharianku. Undangan yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, dan senang sekali bisa bepergian dengan teman-teman (sekalian temu kangen) yaitu Nike, Miranti dan Atit dari Living Loving, Ayla Dimitri dan juga Tasya Farasya.

Siang itu, udara di Solo sejuk walaupun mataharinya cukup terik. Langit terlihat sekali biru cerah, berbeda sekali dari pemandanganku sehari-hari di Jakarta.

Mendarat di Solo, lalu kami langsung diajak ke Wonogiri untuk berkunjung ke pabrik dan laboratorium PT Deltomed. Sebelum tur keliling pabrik dimulai, perwakilan dari pihak Deltomed bercerita tentang seluk beluk tanaman dan rempah herbal yang ada di Indonesia.



Nah ternyata di Indonesia sendiri ada 6000 jenis tanaman herbal yang sebagian menjadi bahan-bahan kandungan dalam produk Herbana. Tak cuma itu, pihak Deltomed juga ikut berpartisipasi membudidayakan tanaman-tanaman herbal di Indonesia dengan cara mengedukasi para petani maupun komunitas-komunitas pertanian dan perkebunan. Aku belajar banyak, karena bisa nanya-nanya langsung juga!



Aku dan rombongan juga diajak untuk menempel stiker Herbana yang sudah dipersonalisasi dengan nama kami. Yaaa mana kepikiran sih kalau menempel stiker di botol kemasan itu adalah sesuatu yang mudah? Disini keliatan deh, ibu-ibu pada ambisius menempel stiker dengan rata dan rapi hahaha! Soalnya susah lho ternyata.. hal-hal kecil begini yang membuat aku menghargai sebuah produk.



Sorenya, kami diajak spa di Alila Solo, hotel tempat kami menginap. Ternyata Alila Solo tuh hotelnya bagus banget yah, kapan-kapan ingin balik lagi deh ajak keluarga! Spanya juga enak banget.

Setelah spa, aku sempat mandi dan bersiap-siap untuk makan malam. Sayangnya, menu makan malamnya nggak sempat aku foto karena terlalu asik ngobrol. Dalam hidangan yang disajikan selama makan malam terdapat beberapa bahan baku yang digunakan Herbana dalam produknya. Seperti kulit manggis, kunyit dan jinten hitam.



Esok paginya, kami diajak yoga sambil bermandikan sinar matahari sebelum pergi ke Rumah Atsiri. Perjalanan dari Solo ke Rumah Atsiri memakan waktu sekitar 90 menit, jalanannya pun cukup berkelok-kelok sehingga aku pun mual.

Aku baru tau lho, ‘atsiri’ adalah terjemahan dari essential oil. Begitu sampai, berasa masuk ke dunia lain hahahah! Arsitekturnya bagusss sekali, sampai berasa sedang traveling ke luar negeri!



Ternyata bangunan Rumah Atsiri sudah dibangun dari tahun 1963, yang dulunya digunakan sebagai fasilitas penyulingan serai wangi (citronella). Pada masanya, pabrik penyulingan ini dibuat untuk menjadi pabrik penyulingan terbesar di Asia. Setelah itu pabrik sempat berpindah tangan, hingga akhirnya tahun 2015 PT. Rumah Atsiri memutuskan untuk mengambil alih dan menjadikan Rumah Atsiri sebagai kompleks edu-rekreasi.

Selama di Rumah Atsiri, aku keliling dan belajar banyak tentang tanaman-tanaman yang dilestarikan disana. Siang yang menyenangkan itu ditutup dengan membuat do-it-yourself facial mask. Pengalaman pergi bersama Herbana sangat menyenangkan deh, santai tapi sangat sarat makna.



Banyak sekali yang aku pelajari, dan belajar menghargai sebuah produk yang ternyata prosesnya itu panjang! Secara pribadi aku juga mau berterima kasih dengan Herbana, karena sejak menkonsumsi Herbana secara rutin, hidup sehat terasa lebih mudah dan masalah kesehatan pun lebih mudah teratasi. Betul-betul sesuai dengan tagline Herbana yaitu ‘effortlessly possible’. Gak neko-neko, pokoknya mau hidup sehat sekarang rasanya lebih mudah dan menyenangkan!

By the way, yang mau tau produk Herbana apa yang cocok untuk kamu, bisa baca di sini dan sini ya! (buat yang belum pernah cobain, please cobain karena produk-produk Herbana adalah produk Indonesia yang sangat berkualitas)

Thanks for reading!

1 comment :

  1. Gila, betapa kangennya baca cerita trip Malo! Good to read this one, udah lama nungguin soalnya, hehehe.

    ReplyDelete