TAIWAN LEISURE FARM #3 - ZHOU YE COTTAGE & FLYING COW RANCH



Hari terakhir saya di Taiwan merupakan hari yang sangat spesial. Dua tempat yang saya kunjungi meninggalkan kenangan yang manis dan juga unik – karena saya merasakan cuaca yang sejuk akibat efek badai taifun yang berada di dekat Taiwan. Bikin was-was sih, tapi justru disitulah keunikan sebuah perjalanan.

ZHOU YE COTTAGE


Menurut tour guide kami, Zhou Ye Cottage merupakan tempat yang paling ia sukai dan sangat spesial baginya. Begitu pula dengan saya, Zhou Ye Cottage yang terletak di Sanyi Township, Miaoli, sangat cantik dan memiliki spirit yang berbeda dengan leisure farm lainnya.

Katanya saat musim liburan, Zhou Ye Cottage bisa dikunjungi ribuan turis dalam satu hari. Padahal kalau dari segi ukuran, cottage ini tidak seberapa besar dibandingkan leisure farm yang saya kunjungi sebelumnya. Namun keunikan yang ditawarkan dan suasananya menjadi daya tarik tersendiri bagi turis.






Saat saya dan rombongan sampai, kami langsung diajak untuk makan siang dengan menu yang seluruhnya vegetarian. Saya terkejut karena semuanya enak dan tak terasa seperti makan makanan sehat!

Menu paling unik adalah hidangan penutup berupa kaktus dengan saus madu, wah ini benar-benar unik dan mencuri perhatian para pengunjung!

Ini dia kaktus yang bisa dimakan :D

Rasanya sih seperti makan lidah buaya, rasanya segar dan manis. Ditambah dengan dipping sauce-nya jadi enakkk banget!

Zhou Ye Cottage juga menyediakan penginapan ala Taiwanese-style dengan pegunungan sebagai pemandangannya. Pokoknya laid-back banget kalau disini :)



Salah satu yang spesial, kami diajak untuk mencoba Indigo Dye Workshop – dimana kami membuat scarf yang diwarnai dengan pewarna alami. Prosesnya cukup mudah dan seru, kalau saya punya banyak waktu mungkin bisa bikin t-shirt hingga kain indigo sendiri disana. Selesai workshop, kami ‘ditraktir’ es krim yang menggunakan pewarna indigo. Tenang saja, pewarnanya food grade kok :)



Rasa es krimnya sih biasa saja, hanya warnanya saja yang unik. Sayangnya karena waktu saya tak banyak, jadi gak sempat belanja-belanja hasil kerajinan yang dijual disana.

FLYING COW RANCH



Nah, destinasi terakhir saya adalah Flying Cow Ranch. Saya sempat bertanya kenapa namanya Flying Cow Ranch – katanya karena di peternakan ini banyak kupu-kupu – menurut kalian namanya nyambung nggak? Hahaha! Walaupun namanya kurang nyambung, Flying Cow Ranch ini tempatnya bagus banget. Rasanya malah gak seperti di Taiwan, karena tempatnya seperti perbukitan yang hijau dan luas.

Flying Cow Ranch dibagi menjadi 6 zona tematik. Ada empat macam tipe restoran dan juga dua jenis tipe penginapan yang bisa dipilih oleh para pengunjung. Kebanyakan memang yang datang kesini adalah keluarga, rata-rata datang untuk liburan atau juga outing perusahaan-perusaahan besar.



Serunya disini kita bisa berinteraksi langsung dengan binatang, kalau ajak anak-anak pasti senang banget deh! Tapi saya dan teman-teman memang langsung berasa jadi anak kecil lagi sih kalau ketemu binatang. Di ranch ini juga menjual farm-made dairy products mulai dari permen, susu, es krim, pudding, biskuit, dll.

Trip saya ke Taiwan memang keliatannya agak membosankan ya, tapi percaya lah.. ternyata break sejenak dari keramaian kota sangat saya butuhkan. Selain bisa menikmati perjalanan ini dengan sepenuhnya, saya juga bisa mengenal teman-teman perjalanan saya lebih dekat.



Terima kasih sekali lagi untuk China Airlines dan Taiwan Leisure Farm, semoga bisa berjumpa lagi di lain kesempatan!

 photo 2016_new-sign_zpsmxppxjue.jpg

6 comments :

  1. Seru banget, berasa ikut diajak liburan :D
    btw baru kesini lagi jadi baru lihat rambut malo, kece banget.

    ReplyDelete
  2. Malah aku pengen banget kak ke tempat-tempat minim turis yang serba hijau gitu, green never fails ya kak, suka deh bacanya😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi iya enak ya lihatnya seger ijo-ijo :D

      Delete
  3. duh ini miaoli ya kak, dulu pas ke Taiwan gagal ke sana karena kurang waktunya. Jadi pengen ke Taiwan lagi.

    --www.diarysivika.com--

    ReplyDelete
  4. Trip-nya ngga terkesan ngebosenin kok, justru seneng liat trip Malo yang didominasi suasana ijo-ijo, hehehe.

    ReplyDelete