JAIPUR TRAVEL JOURNAL #3



Hari terakhir di Jaipur, rasanya belum ingin pulang walaupun saya punya love and hate relationship dengan Jaipur. Pagi itu kami harus checkout dari hotel lebih awal, karena kami akan pulang ke negara masing-masing dengan penerbangan tengah malam.

Untungnya, hari terakhir ditutup dengan destinasi yang luar biasa yaitu Monkey Temple (Galtaji). Begitu sampai disana, kondisi jalanan terlihat kotor sekali karena sampah plastik dan sampah-sampah lainnya.

Yang cukup mengejutkan ketika masuk ke Monkey Temple, sepertinya sedang ada perayaan yang  cukup meriah. Tak sungkan-sungkan saya meminta foto di antara kerumunan warga, lihat deh warnanya.. cantik ya!





Disebut Monkey Temple karena memang banyak monyet liar disini, selain itu tempat ini adalah tempat pemandian untuk menyucikan diri. Lokasinya diapit oleh bukit, lalu terdapat kolam pemandian di setiap levelnya dan sumber airnya adalah air dari pegunungan. Konon sumber air ini nggak pernah kering lho..



Selama di Monkey Temple saya sering menahan nafas karena aromanya wow luar biasa bikin mual. Tapi kalo disana saya tutup hidung terus kan ya gak sopan dong. Jadi kalau ditanya apakah India sejorok itu? Iya, sejorok itu (duh beneran deh maaf ya, tapi memang sejorok itu gimana dong?).

Tapi pemerintah sedang mengupayakan agar warganya lebih menjaga kebersihan, salah satu caranya dengan melarang penggunaan kantong plastik di Jaipur dan membangun fasilitas-fasilitas umum lainnya. Nah kalau di Monkey Temple ya wajar aja sih karena banyak binatang liar bercampur dengan aroma-aroma lainnya hahaha.



Walaupun jorok banget saya nggak kapok kok ke India, berasa hebat banget malah habis pulang dari India karena udah sempat mengeksplor tempat seindah Jaipur namun ada ‘harga’ yang harus dibayar juga.

Nggak jauh dari Monkey Temple, kami berhenti di Sisodiya Rani Bagh yang artinya adalah 'garden of Queen Sisodia' yang merupakan bangunan megah hadiah dari raja ke ratunya. Ntah kenapa sedikit mengingatkan saya pada Versailles di Perancis. Dulunya tempat tersebut dijadikan sebagai tempat beristirahatnya ratu, konon sengaja dibangun di pinggir kota agar jauh dari hiruk pikuk perkotaan.




Tempat makan siang kami di hari terakhir juga sangat menyenangkan, bekas istana yang sekarang digunakan menjadi hotel/resort. Castle Kanota menawarkan penginapan yang klasik, ada taman yang luas. Waktu kami datang sih sepertinya nggak ada pengunjung lain, maklum aja sih bukan musim liburan.

Jujur aja sih, kalau ditawarin menginap di Castle Kanota saya pikir-pikir dua kali. Karena biasanya bangunan tua tuh ada 'aroma khas'nya gitu ya, lembab-lembab gimana gitu hehe.



Sisa waktu saya dihabiskan untuk mengeksplor pasar tradisional Jaipur, membeli oleh-oleh dan berbelanja rempah-rempah. Jangan kaget kalau masuk ke sebuah toko lalu pelanggan diminta duduk manis oleh penjualnya, memang begitulah cara penjual melayani pembeli. Istilah ‘pembeli adalah raja’, rupanya masih berlaku disini.



Sampai di Jaipur International Airport, badan saya terasa lelah sekali tapi tak henti-hentinya saya dan peserta lainnya bercanda menertawakan kejadian-kejadian yang kami alami selama di Jaipur. Walaupun singkat, teman perjalanan saya dan destinasi yang saya kunjungi tuh seru-seru banget!

Mudah-mudahan tahun ini akan balik lagi ke Jaipur pas lagi musim dingin. Kalau ada pertanyaan boleh ya komen di bawah. Thanks for reading! See you soon, India!

 photo 2016_new-sign_zpsmxppxjue.jpg

8 comments :

  1. Ya ampun saya langsung deg aja gitu waktu bagian joroknya ya emang untuk mendapatkan sesuatu harus berkorban dulu ya kak hmmm tapi pengen sih ke India secara dari kecil suka nonton filmnya hahhaha

    ReplyDelete
  2. Ceritain tentang makanannya dong kak. Cocok di lidah gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cocok, tapi aku belum bisa makan kari lagi sejak pulang dari India. kayaknya kemarin terlalu intens gitu lho hahaha :D

      Delete
  3. Fotonya keren-keren. Suka banget lihatnya.

    ReplyDelete
  4. Love your outfit as usual, Malo! <3<3

    ReplyDelete
  5. Hi Ka Alo, boleh share packing list selama ke india ga, item2 apa aja yg wajib dibawa selama trip kemarin? Thankyouuu :)

    ReplyDelete