WAKE UP IN TOKYO | SHISEIDO ESSENTIAL ENERGY LAUNCH



Awal bulan ini saya berangkat ke Tokyo untuk menghadiri acara peluncuran produk Shiseido Essential Energy bersama Shiseido Indonesia, Ayla Dimitri dan Filisya dari Cosmopolitan Indonesia. Saya nggak berekspektasi apa pun awalnya, tapi dari brief yang saya terima, acaranya akan menarik dan berbau-bau artsy. Senang dong, kalau ada produk perawatan kulit yang inovatif dan juga artsy.

Penerbangan saya dari Jakarta ke Tokyo itu pas tengah malam, sampai di Tokyo sudah sekitar pukul 9 pagi. Sampai di hotel saya langsung bisa check-in di Andaz Tokyo Toranomon Hills – hotel bintang lima yang terletak di jantung kota Tokyo. Di dalam kamar, hadiah sudah menunggu saya mulai dari perawatan kulit hingga rambut, minuman kolagen dan juga sekotak kue kering dari Shiseido.


Siang itu, waktu bebas kami cukup banyak. Saya dan teman-teman yang lain langsung menjelajah area Omotesando, sebelum acara makan malam yang akan berlangsung di hotel kami.

Sampai di hotel, saya langsung bergegas mandi dan bersiap-siap untuk acara koktail dan makan malam bersama tim Shiseido dan juga tamu, mencakup para jurnalis, influencer dan juga beauty blogger dari negara-negara Asia-Pasifik.


Yang menarik dari acara makan malam yang kami hadiri, kami dimanjakan oleh hidangan kuliner yang khusus didesain untuk meningkatkan mood dan juga menaikkan indera kita. Makanan maupun minuman yang disiapkan juga menggunakan bahan yang digunakan dalam produk terbaru Shiseido Essential Energy yang akan diluncurkan keesokkan harinya.

Sepanjang acara makan malam, pandangan saya tak bisa lepas dari pemandangan kota Tokyo dari lantai 51. Cantikkk sekali, apalagi baru kali ini saya melihat Tokyo Tower saat malam hari. Super blessed!


***

Cuaca di Tokyo selama media trip berlangsung sangaaaat bersahabat, ada matahari tapi udaranya dingin. Karena di hari kedua acara baru mulai pukul 3 sore, saya dan teman-teman lainnya malah shopping di area Ginza – yang kebetulan sangat dengan dekat lokasi acara Shiseido.


Kami menyempatkan makan siang di FARO yang terletak di Shiseido Parlour, Ginza. Ternyata gedung-gedung Shiseido di Tokyo tuh buanyaaaak banget lho, nah Shiseido Parlour ini salah satu gedung yang isinya ada beberapa restoran, salon dan di lantai dasar menjual cemilan-cemilan ala Shiseido gitu.

Setelah makan siang, kami langsung jalan kaki ke Shiseido Ginza Building yang lokasinya hanya 3 menit dari Shiseido Parlour. Ini dia yang saya tunggu-tunggu!


Dalam undangan yang ada di kamar hotel saya, tertulis seperti ini, “Experience a new energy. Prepare your senses for a new concept in skincare. Join us for an interactive and immersive event inspired by the beauty of neuroscience.”

Makin penasaran dongggg..

Sampai di lobi Shiseido Ginza Building, saya langsung takjub dengan instalasi seni yang berupa seperti senar yang ditata sedemikian rupa. Alunan nada-nada yang meningkatkan suasana hati dilantunkan dan bergema ke seluruh ruangan. Para pengunjung pun bisa bermain dengan instalasi ini, dengan memegang sensor yang bentuknya seperti tongkat lalu instalasi ini bagai bernyanyi-nyanyi sambil menunjukkan warna-warna yang cantik. Saya sangat terpesona dengan instalasi ini, tapi ternyata ini belum apa-apa dibandingkan interaksi-interaksi sensori yang begitu menarik.




Saat memasuki ReNeura Tunnel, dimana kita bisa menyentuh layar – yang menggambarkan aktifitas saat tubuh kita menerima informasi lewat sistem saraf, menghubungkan energi ke kulit.

Setelah itu kami dipandu untuk memasuki ruangan untuk merasakan pengalaman dan inovasi bagaimana produk Shiseido dapat berhubungan dengan neurosains (ilmu saraf). Pengalaman ini sangat menarik, kami dipandu untuk merasakan energi saat mengenggam produk Shiseido Essential Energy, merasakan bentuk dari kemasannya yang didesain khusus agar pas dalam genggaman tangan. Perasaan nyaman dan tenang sekejap langsung terasa, suara yang memandu kami dalam ruangan membuat saya merasa seolah-olah sedang berada dalam kelas meditasi.





Seketika bukan hanya sebuah produk perawatan kulit saja yang sedang berada dalam genggaman saya, tapi sebuah karya seni. Percaya nggak percaya, setiap orang yang membeli Shiseido Essential Energy di pasaran akan mendapat kemasan yang unik karena kemasan yang dijual terdiri dari 64 bentuk yang berbeda.

Dalam rangkaian Essential Energy, Shiseido merilis tiga produk yaitu Essential Energy Day EmulsionEssential Energy Moisturizing Gel Cream dan Essential Energy Moisturizing Cream. Rangkaian ini dirancang untuk para wanita yang sudah berusia 30 tahun ke atas, yang biasanya memiliki masalah soal respon kulit terhadap perawatan yang digunakan. Sering kan, kita ngerasa udah pakai perawatan kulit yang cocok eh tapi kok lama-lama nggak ngaruh ya di kulit? Hasilnya jadi gitu-gitu aja.



Masalah ini terjadi karena respon kulit yang sudah berubah seiring bertambahnya usia, dimana kulit yang semestinya responsif tapi sensor kulit lama-lama menurun untuk menerima informasi yang masuk ke dalam kulit. Informasi yang masuk itu contohnya: panas, dingin, keras, lembut, licin.

Nah kalau informasi ini nggak diterima baik oleh kulit, kulit pun nggak bisa merespon secara baik. Shiseido mengembangkan teknologi ReNeura Technology yang terinspirasi oleh neurosais (ilmu saraf) untuk mengoptimalkan respon kulit.



Menarik banget kan! Saya belajar banyak lho dari kunjungan kemarin, ini nulisnya aja sambil heboh sendiri :D Banyak banget hal-hal yang saya pelajari dan satu hal yang juga nggak sabar saya bagikan adalah pengalaman mencoba rangkaian Shiseido Essential Energy yang nanti akan saya bahas di artikel selanjutnya. Untuk yang penasaran dengan trip saya kemarin, bisa cek juga foto-foto lainnya disiniThanks for reading, I appreciate it!

 photo 2016_new-sign_zpsmxppxjue.jpg

10 comments :

  1. Kira-kira toiletteries hotelnya Shiseido ngga? Atau Pola? Hihihihi.

    ReplyDelete
  2. Hai kak Andra. Gemes banget kemasannya, walaupun simpel tapi kayaknya menarik buat dipajang. Pengen banget mencoba pegang Shiseido inii

    ReplyDelete
  3. Serasa ikut ada di negeri sakura yang indah banget kak. Jadi serasa gak kerja ya kak. Bayanginnya pasti kak Andra happy banget walaupun miss Aura dan kak Abenk sih . Sempat inget story kak Abenk yang rindu kak Andra banget waktu ditinggal ini. Finally udah ngumpul lagi. Ikut seneng juga kak. Ditunggu cerita indah berikutnya ya kak 💕

    ReplyDelete
  4. Wah, eventnya bener2 "Alodita" sekali, skincare+art ❤ Jepang memang selalu kece ya inovasinya, mudah2an suatu hari nanti bisa cobain pake skincare ini.

    Btw, makanan yg dibungkus plastik pas dinner nggak dimasukin, ka? Huahahaha

    ReplyDelete
  5. Makanannya kelihatan enak dan platingnya baguus, pemandangannya oke. Aku kebetulan suka banget sama brand ini, suka banget sama liquid foundationnya :D

    ReplyDelete
  6. Hai Andra, melalui tulisan ini aku kok ikut ngerasain keseruan disana yahh..hehe menarik banget sih gimana Shiseido mengemas acara launching produk terbarunya sampai detail dan berkaitan. Dan yang menarik adalah fakta kalau kulit kita berhenti beraksi pada skin care produk yang digunakan sebelumnya, karena adanya perubahan baik dari segi cuaca, mood, dan usia. Itu yang terjadi sih belakangan di aku ternyata ada yah penelitiannya . Ga sabar , baca update setelah Andra pakai produk Shiseido ini, aku belum pernah pakai satu produk pun dari Shiseido, jadi makin penasaran , ditunggu reveiw nya ya . Thanks!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Stev, ini baru pakai seminggu aja kulitku berasa beda. Hihihi. Kemarin gara-gara kelamaan di pesawat dan airport kulitku jadi super kering, begitu sampai Jakarta pakai Shiseido jadi mendingan banget. Nanti setelah 1-2 bulan aku review yaaa, maaciiih

      Delete
  7. Super suka tulisanmu yg ini!!!!! Asli aku berasa ada disana - dan ga sabar banget pgn nyobain krn moisturizer aku udah pada basi banget hahaha. Thanks for sharing, Laafff ♡

    -www.radenprisya.blog-

    ReplyDelete
  8. Asli baca tulisanmu ini kebayang excitednya kamu di sana Andra. Sampe merinding karena kebayang takjub gitu lah sama konsepnya. Unik juga ya! aku nunggu review produk2 skincare shiseidonya ya Ndra

    ReplyDelete