10D9N JAPAN TRIP ITINERARY


Ini pertama kalinya saya menulis tentang jadwal perjalanan yang cukup lengkap di blog, sebelumnya saya selalu menulisnya seperti jurnal harian dengan cerita-cerita menarik selama perjalanan.

Berhubung banyak banget yang nanyain soal itinerary saya, saya akan jabarkan lewat artikel ini tapi tenang aja.. Begitu banyak cerita-cerita seru yang nantinya juga akan saya ceritakan di artikel yang terpisah, karena setiap kota atau tempat yang saya datangi kemarin begitu berarti dan menarik untuk saya pribadi.

DAY 1

6 PM – Berangkat dari Jakarta ke Denpasar untuk transit, lalu melanjutkan perjalanan dari Denpasar ke Osaka (Kansai International Airport). Sebetulnya pas saya beli tiket ke Osaka, dapat penerbangan yang direct. Dua bulan sebelum berangkat tiba-tiba ada perubahan jadwal penerbangan, jadinya harus transit dulu ke Denpasar.

Penerbangan yang saya pilih untuk bepergian adalah Garuda Indonesia, waktu itu saya dapat tiket promo untuk pulang pergi seharga IDR 4,6 juta/orang. Biasanya naik maskapai lain yang harganya bisa lebih hemat, tapi saya paling senang naik Garuda Indonesia karena rasanya seperti naik ‘pesawat pribadi’ hahaha :D

DAY 2

9 AM – Tiba di Osaka pukul 9.00 pagi, setelah beres langsung menukar voucher JR Pass di Kansai-Airport Station. Langsung menuju ke Kyoto Station, menaruh bagasi di Hotel Anteroom Hotel Kyoto dan naik taksi menuju area Higashiyama.


11 AM – Sampai di Higashiyama kami mampir untuk makan siang, lalu mampir ke toko kopi yang paling hits di Kyoto yaitu %Arabica. Seperti perkiraan saya, antriannya panjang tapi saya rela mengantri demi secangkir kopi %Arabica.


2 PM – Jalan-jalan menikmati Kyoto dan menuju Gion Corner. Di Gion, kami berhenti untuk menikmati karya-karya Yayoi Kusama yang digelar di Forever Museum of Contemporary Art (FMOCA).

Jujur saja saya agak syok waktu tau ada pameran Yayoi Kusama disini, benar-benar di luar ekspektasi saya! Seperti anak kecil yang baru saja dapat mainan, saya kegirangan begitu bisa menikmati karya-karya sang legenda.


3 PM – Duduk-duduk di Kamogawa River, menikmati suasana dan keindahan kota Kyoto.


5 PM – Beristirahat sejenak sambil makan malam di Kawa Café, sebuah café yang menghadap ke Kamogawa River. Walaupun masih sore, matahari terbenam lebih cepat dan cuaca di luar semakin dingin. Setelah makan malam, kami langsung pulang ke hotel untuk beristirahat.


DAY 3

10 AM – Mampir ke Kyoto Imperial Palace untuk mengajak Aura bermain dan sarapan di taman. Pilihan tepat untuk kesini karena bisa jalan-jalan menikmati taman yang dikelilingi pohon rindang, ada playground juga supaya anak-anak bisa main.


12 PM – Menuju Kyoto Station, transfer ke Sagano Line untuk naik Sagano Romantic Train.

2 PM – Sampai di Umahori Station, pindah stasiun ke Kameoka Torokko Station untuk naik ke Sagano Romantic Train. Ini juga merupakan keinginan saya setelah pertama kali berkunjung ke Arashiyama, senangnya bisa menikmati keindahan Arashiyama dari sisi yang berbeda.


3 PM – Sampai di Arashiyama, jalan-jalan di sekitar Bamboo Forest lalu mampir ke Tenryu-Ji Temple. Walaupun saya dan suami sudah pernah kesini pada bulan Maret 2017 lalu, kami tetap senang mengulang perjalanan kami di Arashiyama.


4 PM – Destinasi wajib saat ke Arashiyama yaitu %Arabica! Antrian lebih panjang dibanding hari yang sebelumnya, tapi kami tetap mengantri dengan sabar karena ingin menikmati suasana Arashiyama ditemani secangkir kopi %Arabica.


6 PM – Menghabiskan waktu di Nakanoshima Park, menikmati sore sebelum berganti ke malam. Setelah gelap, baru deh kami pulang untuk mengejar kereta ke Kyoto.


DAY 4


9 AMCheck-out dari Hotel Anteroom Kyoto. Langsung menuju Kyoto Station menggunakan taksi karena bawaan kami cukup banyak.


10 AM – Menuju Kanazawa dengan Thunderbird Limited Express (Hokuriku Line), makan siang di perjalanan. Perjalanan dari Kyoto ke Kanazawa sekitar 2,5 jam, jangan lupa bawa cemilan (dan kopi hangat) untuk di kereta.


2 PM – Sampai di Kanazawa langsung drop koper di Hotel MyStays Premier Kanazawa yang lokasinya hanya 5 menit dari Kanazawa Station. Setelah itu kami naik loop bus yang gratis kalau pakai JR Pass menuju 21st Century Museum of Contemporary Art.

Salah satu keinginan saya di tahun ini tercapai, begitu sampai di depan 21st Century Museum of Contemporary Art mata saya berkaca-kaca karena akhirnya bisa datang ke salah satu museum yang saya idam-idamkan selama ini. Salah satu karya permanen yang sangat terkenal di museum ini adalah karya Leandro Erlich "The Swimming Pool".


4 PM – Selesai menikmati museum, mampir ke Café Restaurant yang ada di dalam area museum. Karena hari itu hujan tak kunjung berhenti dan kami bertiga kelelahan, akhirnya kami pulang ke hotel dan berniat untuk melanjutkan perjalanan keesokan harinya.

DAY 5

10 AM – Sarapan di Curio Espresso & Vintage Design, yang katanya sih toko kopi paling favorit di Kanazawa. Mereka menyediakan kopi ala kota Seattle yang luar biasa enak, kopinya sangat lembut dan nggak ada rasa asam sama sekali. Senangnya karena di hari ulang tahun saya, saya bisa berada di salah satu kota tercantik di Jepang bersama keluarga.


11 AM – Mampir ke D.T. Suzuki Museum, menghabiskan waktu disini sambil berkontemplasi di ruang kontemplasi yang ada dalam museum. Seandainya saya pergi tanpa Aura, pasti saya bisa menghabiskan waktu lebih banyak lagi disini karena tersedia ruang belajar dan observasi jika ingin belajar lebih dalam mengenai karya-karya dan buah pikiran seorang Daisetz Suzuki.


12 PM – Berhenti untuk mencoba gold leaf wrapped ice cream yang jadi ciri khas dari Kanazawa. Lalu mampir lagi ke 21st Century Museum of Contemporary Art untuk bermain di area luarnya.

2 PM – Jalan-jalan di Kenroku-en Garden, tapi nggak bertahan lama karena jalanan berkerikil sangat berat untuk orang tua yang membawa stroller. Lumayan sulit sih medannya kalau bawa stroller, akhirnya kami cuma sebentar banget disini.


4 PM – Naik Shinkansen dari Kanazawa Station menuju Tokyo.

7 PM Check-in di Airbnb kami di daerah Ebisu, lalu menghabiskan malam di Yebisu Garden Place sambil menonton live music.

DAY 6


11 AMBrunch di Shinjuku Gyoen National Garden, salah satu taman terbesar di Tokyo. Siang itu ternyata banyak banget yang piknik, memang cuacanya lagi enak banget sih.


2 PM – Abenk belanja peralatan lukis di Sekaido Art Store, yang lokasinya nggak jauh dari Shinjuku Gyoen National Garden.


4 PM – Jalan-jalan di sekitar Shinjuku, sesekali mampir ke pusat perbelanjaan untuk cuci mata.

5.30 PM – Memutuskan untuk mencoba Gyukatsu Motomura di Shinjuku, padahal saya paling malas antri-antri hanya buat makanan. Tapi kali ini bela-belain karena penasaran seenak apa sih Gyukatsu Motomura ini? Setelah antri 40 menit, akhirnya kami bisa mencicipi daging wagyu yang memang super enak ini!


DAY 7


10 AM – Sarapan di Starbucks, Daikanyama. Daikanyama T-Site adalah salah satu tempat favorit saya dan suami, koleksi buku yang dijual disini benar-benar bikin nggak kuat iman hahaha. Buat yang suka koleksi buku, hati-hati sampai bokek disini ya! Selama salah satu dari saya dan suami melihat buku di T-Site, Aura menunggu sambil bermain di toko mainan yang berada dalam T-SITE GARDEN yaitu BøurneLund.


12 PM – Makan siang di Chun Shui Tang, Daikanyama. Restoran Taiwan ini sangat terkenal karena bubble tea-nya!


3 PM – Menuju Kawasaki untuk mampir ke Fujiko F Fujio Museum. Kebetulan ini kunjungan kedua saya (pertama kali kesana tahun 2013), kebetulan Aura juga suka dengan Doraemon jadi pilihan tepat untuk berkunjung ke rumahnya Doraemon. Setelah mampir ke museum, kami bersantai di rooftop garden sambil ngemil dan menikmati suasana sore.


7 PM – Jalan-jalan di Omotesando, menemani suami beli sneakers dan quick dinner di Luke's Lobster yang terkenal. Malam itu diakhiri dengan belanja mainan di Kiddy Land, mainan untuk saya dan suami lho.. bukan buat Aura ;p

DAY 8


9 AM Tokyo Disneyland! Sayangnya kali ini saya kurang menikmati karena lagi terlalu ramai dan cuaca juga super panas. Padahal saya dan Abenk nggak ada yang siap dengan cuaca panas selama di Jepang.


6 PM – Karena nggak kuat berlama-lama di Tokyo Disneyland, kami pulang ke Ebisu dan rasa capek terobati sewaktu minum kopi di Sarutahiko Coffee yang lokasinya sangat dekat dengan apartemen Airbnb kami. Sangking kelelahan, kami tidur cepat malam itu. Bayangin aja jam 8 malam udah tidur hahaha.

DAY 9


10 AM – Beli sarapan di 711 dan minum kopi di Sarutahiko Coffee. Pagi itu cuaca cukup sejuk dan sangat menyenangkan.


11 AM – Sampai di daerah Roppongi dan mengajak Aura main di Hinokicho Park sebelum mengajaknya ke museum. Lihat deh, bentuk perosotannya keren banget ya!

11.30 AM – Mampir ke 21_21 Design Sight untuk melihat karya arsitek Tadao Ando.


1 PM – Destinasi wajib saat di Tokyo untuk saya dan suami adalah MORI ART MUSEUM! Kali ini saya hanya masuk ke satu pameran yaitu Sunshower. Untuk para art appreciator harus mampir ke Mori Art Museum, jangan lupa beli tiket 'terusan' untuk menikmati pemandangan kota Tokyo di Tokyo City View.


2 PM – Makan siang di café yang ada di Mori Art Museum.

3 PM – Nggak sengaja menemukan RoboRobo Park di Google Maps, akhirnya memutuskan mengajak Aura kesana untuk main-main. Gemes ya ada taman dengan tema robot, selain itu taman ini juga beralaskan karet jadi aman untuk anak-anak yang mainnya rusuh hehe.


4.30 PM – Menghabiskan sisa hari terakhir kami di Shimokitazawa, yang terkenal dengan toko-toko unik yang menjual barang-barang vintage dan preloved. Saya senang kalau nemenin Abenk ke Shimokitazawa, karena banyak toko kopi yang menarik untuk dicoba. Pertama kalinya mencoba Bear Pond Espresso yang nggak kalah enaknya dengan %Arabica!

6 PM – Makan malam di Torikizoku, Shimokitazawa. Salah satu yakitori terenak yang pernah saya coba!

DAY 10

8 AM – Saatnya pulang ke Jakarta. Pertama kalinya mencoba untuk memesan Uber di Jepang, soalnya kalau dari Ebisu ke Haneda Airport kan cuma 30 menit kalau naik taksi. Biaya perjalanan naik Uber dari Ebisu ke Haneda Airport dengan mobil sejenis Alphard memakan biaya 7,950 yen. Memang mahal tapi lebih praktis jika berpergian dengan anak kecil apalagi barang bawaan saya banyak hihihi.


Kira-kira itulah itinerary saya selama traveling ke Jepang di bulan Oktober 2017. Tentunya cerita-cerita lebih detailnya akan saya bagikan di artikel yang berbeda. Nah teman-teman paling menunggu cerita liburan saya yang bagian mana? :)


 photo 2016_new-sign_zpsmxppxjue.jpg

17 comments :

  1. Penasaran sama shimokitazawa dan mori art museum! Hehe, semoga dibahas lebih detail.
    Btw boleh juga tuh ndra list coffee shop yang dikunjungin tiap hari jadi 1 postingan sendiri, biar tau juga foto foto dalam coffee shopnya kayak apa ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi ok aku coba tulis nanti. Kalau coffee shop udah pasti sih mesti dibahas satu2 :D

      Delete
  2. Waaaahhhh wajib di save ini! *Langsung bookmark* :D
    As usual berasa ikut jalan2 kalo baca cerita travelmu.
    Kutunggu cerita2 seru lainnya yaaa. Thanks for sharing Malo! :*

    ReplyDelete
  3. Kuliner duluan ya, please. Scr kan bawa toddler, kira-kira pilihan tempat makannya gimana, dst. Lainnya apa lah tentang must visited places at Tokyo (tapi yang non-maintream area) *banyak maunya* :p Semangat nulis ya habis liburan gini, hehehe

    ReplyDelete
  4. Urut perhari aja, kaAlo 😀
    Udah gak sabar baca ceritanyaaaa. Paling suka kalo nanti ada bagian review penginapannya. Heheu.

    ReplyDelete
  5. yaampun kak Alo bikin iri nih itinerary nya!!! hahaha

    ReplyDelete
  6. Lengkap bgttt Malo! Thanks for sharing <3 ini sampe kutunjukin ke suami biar kesampean ke Jepang hahahhaa...
    Jadi bingung mw request mana yg ditulis duluan, seru2 semua hihi.. Tp paling penasaran sama di Day 4 dan Day 5 :*

    ReplyDelete
  7. yaampun Malooo seru banget sih jalan jalan mulu.. aku jadi kepingin coba %Arabica tapi kata temen ku udah ada di hongkong.. sepupuku naik taksi di jepang dan jarak dekat aja bisa sampai 1juta rupiah,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Celica, %Arabica memang pertama kali di Hong Kong, jadi bisa mampir kalau kesana. Tapi suasananya paling 'gong' cuman di Arashiyama menurutku hihihi. Sisanya bentuknya hanya seperti toko kopi biasa, kalo di Arashiyama tuh bikin baper banget hahah

      Delete
  8. itinerary nya bikin cepet2 pengen beli tiket buat ke Jepang, hihii... duh saya penasaran sama 21st Century Museum of Contemporary Art Malooo :)))

    ReplyDelete
  9. Karena aku selalu latah dengan apa yang kamu share, jadiiii aku mauuukk banget review Hotel Anteroom-nyaaa yaaa Malooo :-*

    Thanks for sharing yaaaa

    ReplyDelete
  10. Jepang, aaaa selalu ingin kembali ke sana. Itinerary-nya Malo not so touristy but artsy, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya aku juga Win, Jepang selalu ngangenin :3

      Delete
  11. Jepang, seperti tagline turismenya: Endless Discovery :D
    ditunggu kisah-kisah petualangan kak Alo sekeluarga menjelajah Jepang berikutnyaaaaa!
    Love to read!

    ReplyDelete
  12. Halo Andra.. (maaf nih agak out of topic) After seeing your IG story, boleh ngga dishare perlengkapan journalingnya Andra kalo lagi traveling? Soalnya liat journalnya Andra keren bgt lengkap sama tempelan tiket/flyer/etc. Thank you before yaa Andra ��

    ReplyDelete
  13. Alo, aku kan suka banget ya sama Jepang. Masa aku baca postingan ini berkaca-kaca (sumpah ini lebay) haha. Salah satu wishlistku beberapa tahun lagi mau liburan ke sana seperti yang kamu lakukan ini. Pasti nanti keinget postinganmu deh. Duh gemes nggak sabar, tapi harus sabar menabung haha. Biar bisa puas jalan-jalan di Jepang!

    ReplyDelete
  14. oalah! sama ya kita 10 hari, jadi beneran sisipan yaaaa ... kamu balik aku mulai berangkat hahahaha :)

    ReplyDelete