BLOGGING 101: CREATIVE HABITS

 photo DSCF3158_zpsf0o9xw3p.jpg

Setiap individu punya kebiasaan atau proses kreatif untuk membantu berkarya. Di sesi Blogging 101 kali ini, saya akan berbagi cerita soal kebiasaan kreatif atau creative habits yang saya jalani setiap hari untuk membantu saya menulis dengan konsisten.

1. Selalu Membawa Jurnal

Untuk membiasakan diri menulis, bercerita, menuangkan ide, menumpahkan keluh kesah hingga mengabadikan rasa syukur setiap hari, saya lebih suka menulis di atas kertas dibandingkan mencatat di smartphone atau laptop. Walaupun jaman sudah serba digital dan teknologi semakin canggih, menulis dengan tangan adalah salah satu elemen yang saya percaya dapat melatih panca indera dan kreativitas.

Dulu sebelum punya kebiasaan kreatif seperti menulis jurnal, saya selalu mencatat ide saya di smartphone. Idenya sih banyak yang unik dan keren-keren, tapi bisa dibilang 90% nggak pernah saya realisasikan karena saya lupa dan suka menunda. Sejak mengandalkan jurnal untuk menulis cerita maupun ide-ide yang datang setiap hari, saya jauh lebih mudah untuk menulis blog.

Oh ya, saya dan suami juga punya beberapa jurnal yang tersimpan di beberapa titik ruangan di rumah, agar kami selalu bisa mencatat atau menulis inspirasi yang sering datang tiba-tiba.

 photo DSCF3175_zpsdqem05lz.jpg
Sebagian jurnal yang menemani saya selama dua tahun terakhir.

2. Menulis Minimal 3 Halaman Setiap Hari

Kebiasaan ini saya dapatkan dari buku The Artist's Way for Parents: Raising Creative Children, yang pernah saya ceritakan di sini. Setelah saya praktekkan, memang menulis jurnal dan blog itu adalah terapi mental bagi saya. Terapi yang baik untuk kesehatan pikiran maupun jasmani. Sering kali saya merasa kesal atau sedih, tapi bingung harus bagaimana. Akhirnya saya tulis curahan hati saya ke dalam jurnal, dan hal yang luar biasa terjadi setiap saya menulis: saya menjadi lebih baik! Bahkan saat kesal atau marah, tulisan yang saya tulis tidak bercerita tentang kekesalan atau kemarahan saya, tak ada nada memaki, justru apa yang mengalir adalah hal-hal yang saya pelajari dari suatu kejadian maupun hal-hal yang patut disyukuri hari itu. Jadi, tulislah apa saja dalam jurnalmu. Terserah aja kok. Menulis jurnal sangat membantu saya untuk rileksasi dan juga mengasah kreativitas.

“Walaupun jaman sudah serba digital dan teknologi semakin canggih, menulis dengan tangan adalah salah satu elemen yang saya percaya dapat melatih panca indera dan kreativitas.” 

3. Menulis Saat Pagi Hari

Sebetulnya nggak ada waktu khusus untuk menulis jurnal, tapi saya sering menulis saat pagi hari saat rumah masih dalam keadaan sepi dan tenang. Lagi-lagi, ini menjadi me-time dan juga terapi psikologis untuk saya. Dari buku Art Before Breakfast: A Zillion Ways to be More Creative No Matter How Busy You Are yang saya baca di bulan ini, saya termotivasi untuk lebih rajin menulis saat pagi hari. Danny Gregory sang penulis mengatakan untuk menggambar (dalam hal menggambar saya ganti dengan aktifitas menulis jurnal) di antara aktifitas yang kita jalani sehari-hari. Seperti yang saya kutip dari buku Art Before Breakfast, “Instead of reading tweets on your phone, you’ll make a piece of art. Every minute of your day counts. Make it worthwhile.” 

 photo DSCF9387_zpslsgecw2l.jpg

4. Rajin Membaca Buku

Untuk memperluas wawasan dan juga menambah kreativitas, saya membiasakan diri membaca buku setiap hari. Saya juga pernah bahas ini di tulisan ‘5 Things I Learned from Najwa Shihab’. Buku-buku yang saya sukai itu kategorinya self-enrichment, mindfulness, parenting dan family & relationship. Selain itu, dengan membaca buku saya juga dapat memperkaya dan mempelajari kosa kata baru setiap harinya.

 photo IMG_4024_zpspcpqlnjf.jpg

5. Mengeksplor Tempat Baru atau Traveling

Iya, traveling membantu saya mengasah kreativitas. Hal-hal yang saya temukan selama traveling biasanya memberikan ide-ide segar untuk ditulis, selain itu saya juga sekalian refreshing hihihi. Kalau nggak sempat traveling, nggak masalah juga untuk saya. Saat menjalani rutinitas sehari-hari, saya sering mengeksplor tempat-tempat baru, berkenalan dengan orang baru atau bahkan melewati jalan yang biasanya berbeda dengan jalur sehari-hari. Mencoba transportasi baru juga membuat saya mendapat point of view yang berbeda, biasanya sampai rumah saya jadi dapat cerita baru untuk ditulis.

***

Lima kebiasaan kreatif yang saya jalani sehari-hari sangat membantu saya dalam menjalani profesi sebagai lifestyle blogger dan juga content creator. Gak perlu khawatir, saya juga sering mengalami writer’s block ataupun kejenuhan dalam menjalani rutinitas kok. Tapi karena kebiasaan kreatif yang saya miliki dan jalani setiap hari sangat membantu agar momen-momen jenuh dan bosan nggak betah lama-lama menempel dalam diri saya.

Kalau teman-teman punya kebiasaan kreatif seperti apa? Sharing juga ya disini, siapa tau jadi inspirasi untuk saya dan teman-teman lainnya :)

Yang sudah mempraktekkan creative habits versi Andra, boleh dong sekalian promosi blog kalian di kolom Comments. Thanks for reading yah!

 photo 2016_new-sign_zpsmxppxjue.jpg

36 comments :

  1. Aku masih suka ketak-ketik ide blog via smartphone. But I'll try to write manually in a journal. Thanks for sharing as usual, Malo :)

    ReplyDelete
  2. Waah mbak andra. Makasih mbak telah berbagi inspirasi insyaa allah segera diterapkan menulis di jurnal

    ReplyDelete
  3. Wah, tips-tipsnya sangat berguna sekali kak! Ijin share ya kak tips ini biar makin banyak orang buat hobi nulis, hehe. Waktu baca postingan ini, jadi reminder bagi saya untuk rajin nulis jurnal di buku karena akhir-akhir ini udah gak pernah nulis jurnal minimal 3 halaman, hehe..

    ReplyDelete
  4. Saya sudah mencoba semua creative habitsnya kak Andra. Terutama menulis jurnal dan rajin membaca buku. Emang sih kak, kemampuan menulis jadi terasah dan mencegah stress sehingga tetap rileks.


    www.damargumilar.com (maap, numpang promosi blog ya kak, hehe

    ReplyDelete
  5. Hallo Mba Alo,
    Sama banget sih aku juga kalau gak ditulis tangan itu kurang afdol hihi... Bedanya kalau aku pake kertas apa aja sih yg ada, terutama kalau nulis ide buat ikutan lomba blog hehe... Jadi gak punya jurnal khusus. Nah, kelemahannya kadang si kertas ini suka ketlingsut hiks...

    Oiya, kalau berkenan boleh loh mampir ke blog aku www.handdriati.com :).

    ReplyDelete
  6. Aku baru aja dapet jurnal eh dreams book. Dari kamu dan dari writer Salsabeela Ollie, aku terinspirasi untuk journaling setiap hari. Semoga ya lebih teratur dan membantuku untuk lebih produktif. Selama ini aku malas mencatat. Lebih suka ngandelin ingatan. Tapi itu kurang banget kayanya

    ReplyDelete
  7. Habbitsnya patut banget dicoba. Jurnal itu sepertinya bantu banget supaya ide-ide ngga terbang-terbangan. Sayang aja kalau punya ide ngga buru-buru ditulis karena ide itu kan suka datang tiba-tiba. Jadi alat buat 'tangkap' idenya harus selalu siap sedia.

    Visit me at www.risalahhusna.com yaa :)

    ReplyDelete
  8. Dulu aku suka banget nulis diary yang ada kunci gemboknya jadi ga bisa dibaca oleh orang lain haha..kebiasaan itu terus sampai awal-awal kerja tapi setelah smartphone dan sosial media marak, jadi lebih suka pegang HP jadilah suka "nyampah" di sosmed akhirnya ada beberapa sosmed yang aku ga pakai lagi karena terasa ga bagus isinya curhatan aja hehe, but it's change since i know you malo apalagi ikut kelas creative writing yg lalu , Yes menulis bisa menjadi terapi emosi juga itu yang mau aku praktekin. Thanks Malo :* , i wrote this on my blog just in case you didnt' see it ,pls stop by , here's the link ;

    http://www.fit2fancy.com/2017/08/a-life-changing-after-attending.html

    ReplyDelete
  9. Wah, makasih banyak mba Andra sudah berbagi tips berharga.

    Buat saya yang pemula, jujur aja malah kadang sering merasa lucu sendiri setelah mencoba mengembangkan coretan ide dan lagi baca ulang sebelum klik post, malah ngerasa kok receh banget ya. Kemudian pilih save draft bahkan kadang dihapus, hiks

    Semoga bisa belajar lebih pede dan konsisten kaya mba Andra kedepannya.
    Salam kenal mba, izin nge-fans :).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Ratih, semoga tipsnya berguna ya. Good luck!

      Delete
  10. Keren ndra udah ada kategori blogging 101 di blog, banyak ditunggu tunggu pembaca pastinya, termasuk akuuu, huehehe.

    Tetep ya kuncinya menulis tangan di jurnal, jadi malu udah ikut seminar blog sama kamu tp jurnal masih isinya kerjaan semua ����. Sesibuk apapun harus cari waktu ya buat menulis, walaupun cuma sebentar. Duh, jadi pengen cepet cepet kelarin postingan yang numpuk di draft ��

    ReplyDelete
  11. bener juga ya ketimbang buka sosmed di pagi hari mendingan nulis jurnal atau...masak. makasih tipsnya malo :*

    ReplyDelete
  12. Nulis jurnal udah jadi kebiasaan aku sejak kuliah, aku percaya yang ditulis di sini.
    Soal menggambar, iya.,kalau lagi butek banget cari cat air but corat coret

    ReplyDelete
  13. iyah bner sekali kak dari pada buang buang waktuminding nulis jurnalyah

    ReplyDelete
  14. Dari jaman dulu sih sebetulnya uda seneng bgt utk nulis di buku diary, tapi memang rasa malas selalu melanda jadinya 'dilampiaskan' keluh kesah dengan cara yg ga baik (makan indomie misalnya hahaha!). Bahkan suka rajin tempel2in gambar lucu yg digunting dari majalah, biar keliat rame. Bener bgt skrg aku baru mulai nulis jurnal 2 hari ini sesuai saran Andra, aku jadi lbh mengendalikan diri dalam emosi, malah semakin banyak ide yang tertuang di jurnal. Sharing tips yg berguna banget dari Malo, thanks a lot **kiss jauh**

    ReplyDelete
  15. Hallo kak alodita, terima kasih ya udah berbagi tips untuk bisa tetap konsisten menulis.

    Beberapa minggu ini aku lagi krisis menulis banget, otak aku ngeblank, mau ngapain-ngapain males. Mau nulis, tapi bingung nulis apa.
    Semoga ketika aku mencoba Creative Habits versi Andra Alodita, kemampuan menulis aku semakin membaik dan gak buntu lagi otaknya hehe.

    Salam kenal ya kak.


    Visit me: bonitalitt.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  16. tks mbak Andra, smoga slalu menginspirasi :)

    ReplyDelete
  17. as announcer kadang" suka tiba" blank mau bahas topik apaan buat pendengar, makanya aku selalu bawa jurnal buat nulis ide" yg suka muncul tiba", paling sering waktu di perjalanan :D
    bahkan aku sering nulis lagu apa aja sih yg hits di tahun 90an, jadi kalo pengen dengerin lagu 'diluar playlist kantor', langsung deh buka jurnal hihihihi

    terima kasih tulisan Malo selalu menginsipirasi aku. salam dari Solo <3

    ReplyDelete
  18. Paling suka dengan kak Alo, bisa break down idenya dalam tulisan yang simple! Saya juga sudah menulis di blog sejak 2009, tapi kadang saya masih kesulitan menulis ide saya secara simple. Kak Alo ada saran kah mengenai hal tersebut? Terimakasih banyak untuk sharingnya! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Valonia, biasanya aku dibantu oleh mind mapping untuk membuat sesuatu lebih mudah dimengerti ataupun sederhana. Dan biasanya aku coba berkomunikasi seperti layaknya ngobrol sama teman sih hehe. Aku juga masih banyak belajar kok :) Thanks ya!

      Delete
  19. Yass! Makasih banget buat tips2nya malo. Semoga bisa kembali rajin menulis di jurnal instead of smart phone. Semoga aku bisa konsisten. :*

    ReplyDelete
  20. Kebiasaan journaling (dan menulis) adalah salah satu kebiasaan kreatif yang nggak akan pernah aku tinggalkan hihi. Selain suka nulis, manfaat dari menulis langsung itu emang bagus dan nyenengin hati yah. Waktu awal-awal punya bayi, agak terlantar kebiasaan ini huhu. Sekarang mulai rutin balik ulis lagi biar nggak kaku nuangin perasaan. Another great tips, Kak Alo! Maacihhh

    ReplyDelete
  21. setuju mba saya juga lebih suka menulis menggunakan tangan dibandingkan dengan smartphone karena memang lebih rileks dan juga apa yang ada di otak saya tercurahkan dengan baik:)

    ReplyDelete
  22. Ak setuju banget sih sama kak Alo, menulis manual di era yang sudah serba canggih ini emang perlu karena kadang kalo di smartphone suka mandheg begitu aja tanpa ada realisasi.

    Btw ak suka banget me time hari Minggu sambil ngopi/ ngeteh di rumah sembari baca blog kak Alo dari jaman IVF dulu, karena baca blog kak Alo rasanya ringan, mengalir banget.
    Semoga suatu saat bisa ketemu dan belajar banyak dari kak Alo.

    Mampir ke blog aku yang masih acak2an ya
    kelanakemari.blogspot.com

    ReplyDelete
  23. Betul sekali, Mb. Yang saya rasakan juga demikian

    Saya mulai menulis di blog Mei ini. Dulu saya terbiasa menulis di FB. Apapun saya tulis, lama-lama banyak kawan menyarankan saya buat blog aja. Sempat ragu juga siy, karena saya gaptek

    Pikir-pikir kayaknya bener juga kata mereka. Ah akhirnya saya coba deh. Dan bener, dengan menulis di blog. Saya seperti terlahir kembali di usia 37 tahun ini
    Dan setiap prosesnya sangat saya nikmati Mb Alo

    Salam kenal dari Medan 😊😊

    ReplyDelete
  24. Mba andra terima kasih sharingnya... blogger favorit hehe.

    Ini blog aku yang masih kesana kesini isinya :D www.nandisapuspitautari.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  25. Mba andra terima kasih sharingnya... blogger favorit hehe.

    Ini blog aku yang masih kesana kesini isinya :D www.nandisapuspitautari.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  26. Halo Mbak Andra,
    I'm your new reader. Been blogging and manually writing journal for ages but this post reminds me about the value of such activities. I'm considering to revive these habits!
    Thank you Mbak :)

    ReplyDelete
  27. Halo Mbak Andra,
    Thanks for reminding me about the value of such activities (manual journaling & blogging)! I need to revive these old habits which I have somehow forgotten. I am your new reader and really appreciate your work! :)

    ReplyDelete
  28. Halo Kak Andra!

    Ini Laras yg waktu itu ikut kelas creative writing πŸ˜† Udah mulai dipaktekkin nih journaling nya.. wlpn masih jarang πŸ˜† Apalagi skrg baru punya baby, bingung bgt bagi waktunya.. Kak Andra aktif ngeblog malah pas lagi program IVF ya, gimana caranya waktu punya newborn bisa sempet ngeblog dan rutin jurnal? πŸ˜‚ Any tips? Satu lagi, kl nulis jurnal tone bahasanya apa seperti curhat sendiri atau udah di plot kan utk blog (lebih terstruktur?) penasaran, lupa nanya pas di workshop hehe :)

    Btw lumayan udah 2 posting di blog smenjak workshop: http://larspuspasari.blogspot.com πŸ˜†πŸ˜† many more to come I wish! Thank you Kak Andraa sharingnya yg selalu inspiratif..

    ReplyDelete
  29. Halo Mba Alodita❤

    Begitu tau kalau Mba Alo bikin konten tentang blogging 101, aku langsung cek kesini (dan sepertinya akan sering kesini :D) dan pingin segera ngeblog lagi hehe. Dulu pernah blogging tipis-tipis sama temen pas masih sekolah (sekarang kuliah dan engga pernah blogging) tapi temen masih lanjut bahkan nyemangatin supaya aku ngeblog lagi. Seringnya bingung, karena untuk nulis/berkarya menurutku kita harus resah dulu, sedangkan selama ini aku kaya engga resah gitu deh hahaha. dan baru sadar setelah baca blognya Mba Alo, ternyata apapun yang kita rasain emang harus di tulis, sesepele apapun harus ditulis. dan untuk poin lainnya juga aku langsung yang "bener juga ya" hehe.. engga sabar rasanya ngeblog lagi, karena blog juga selain sebagai media berbagi, bagiku juga sebagai self branding. jadi secara engga langsung kita ciptain kesan murni yang unik dari diri kita untuk orang lain :)

    Terimakasih tips-tipsnya Mba Alo, ditunggu tulisan selanjutnya❤

    ReplyDelete