SUMMER IN OSAKA #2

 photo DSCF0014_zpsx3ps7x0o.jpg

Sehari setelah saya, Abenk dan Aura Suri mengeksplor Universal Studios Japan bareng Dwidaya Tour, besoknya kami bertiga bangun agak siang dan pas bangun tuh badan rasanya kaku! Hahaha! Nggak kerasa ternyata capek banget yah jalan-jalan seharian, tapi hati bahagia banget karena salah satu wishlist saya untuk mengunjungi USJ akhirnya kesampaian juga.


 photo osaka03-17_zpsj0gihebq.jpg photo osaka03-18_zpsarum0jzb.jpg photo osaka03-01_zpswiupsf9x.jpg

Hari terakhir rencana awalnya tuh saya mau ke Kyoto, kebetulan dari Osaka kan dekat ke Kyoto (hanya 1 jam) dan di Kyoto banyak tempat yang bisa dikunjungi. Tapi menurut Abenk, lebih baik kami nyantai-nyantai aja di Osaka apalagi kan kami cuma 4 hari di Jepang. Ada benarnya juga sih, akhirnya kami di Osaka aja sambil jalan-jalan santai.

 photo osaka03-04_zpsxx5cduk1.jpg photo osaka03-05_zps8xn7jqwb.jpg photo osaka03-03_zpsz3yjgydk.jpg

Tujuan pertama hari itu adalah mengunjungi Brooklyn Roasting Company di Kitahama yang jaraknya hanya 3 stop dari RIHGA Royal Hotel Osaka – tempat kami menginap. Saya cukup terkejut karena stasiun kereta di Osaka jauh lebih rapih, bersih dan modern dibanding stasiun di Tokyo yang rata-rata selalu ramai dan terlihat tua.

Saya rasa, saya mulai menikmati keadaan kota Osaka yang sebenarnya nggak terlalu ngangenin dibanding Tokyo.

Read more: Summer in Osaka #1

 photo osaka03-06_zpse8ukxycd.jpg photo osaka03-07_zpsxdx0ro7m.jpg photo osaka03-08_zps8t9bxqgh.jpg photo osaka03-09_zps25qkbudl.jpg

Cuaca hari Sabtu itu lagi sangat terik, tapi anginnya masih cukup adem buat duduk-duduk santai.

Cappuccino, ice latte dan canelé menemani kami menghabiskan waktu bagian luar Brooklyn Roasting Company sambil bersantai. Sesekali ada kapal lewat menyusuri sungai, kami iseng melambaikan tangan yang juga dibalas lambaian tangan penumpang kapal tersebut.

Aura sibuk dengan boneka Elmo yang ia pilih sebagai kenang-kenangan dari Universal Studios Japan, sesekali Aura menawari Elmo untuk mencicipi ice latte dan memberi Elmo hujan gula pasir.

 photo osaka03-10_zpsjziveq6r.jpg

Sambil menikmati langit biru, saya masih dalam keadaan percaya-nggak-percaya pada kenyataan bahwa tahun ini kami bertiga bisa traveling terus bersama. Mengingat waktu awal-awal pernikahan saya dan Abenk, saya jarang banget bisa liburan karena liburan bukan sesuatu yang jadi prioritas saat itu. Banyak faktor lain kenapa kami jarang traveling saat itu, salah satunya karena faktor finansial yang belum tertata dengan baik.

 photo osaka03-12_zpscefluogr.jpg

Ngomong-ngomong traveling, teman dari rombongan USJ kemarin mewawancarai saya tentang traveling bersama keluarga. “Menurut Andra, kenapa traveling itu penting buat keluarga?”

Spontan saja saya jawab, “Traveling itu nggak melulu soal liburan atau jalan-jalan, tapi bagi saya traveling juga momen untuk memperkaya diri (dan anggota keluarga lainnya) dengan wawasan, petualangan dan hal-hal baru.”

Sekarang sejak ada Aura Suri, banyak hal yang bisa saya ajarkan lewat traveling. Aura bisa dibilang cukup mudah beradaptasi dengan hal-hal baru, seperti cuaca, makanan, transportasi dll. Dengan traveling saya juga bisa keluar dari rutinitas sehari-hari.

 photo osaka03-13_zpsndzxoq3o.jpg

Biasanya kalau habis traveling bukan malas kerja, justru semangat banget beraktifitas karena banyak yang bisa dibagikan, dijadikan inspirasi dan saya banyak dapat ide untuk berkarya. Makanya saya selalu bawa jurnal kemana-mana supaya inspirasi nggak hilang begitu saja.

Jadi, traveling buat saya sangat penting. Ini juga merupakan bonding time antara saya, Abenk dan Aura.

 photo osaka03-14_zpstzamy4ni.jpg

Tiga hari di Osaka rasanya seperti menghabiskan satu minggu penuh disana, liburan yang memuaskan, menyenangkan dan memorable sekali untuk saya. Aura juga keliatan senang apalagi bisa ketemu idola-idolanya yaitu Elmo, dinosaurus di USJ dan Spider-Man.

Hari terakhir ditutup dengan manis, kami makan siang di Fukuki Sushi di LUCUA dan main air sebelum pulang ke hotel. Apa yang direncanakan hari itu berjalan sukses, kami bertiga pulang dengan rasa puas dan senang!

Read more: Exploring Universal Studios Japan with Dwidaya Tour

 photo osaka03-15_zpsur5fehm9.jpg photo osaka03-16_zpsdgnckqvo.jpg

Nggak kerasa deh, tiga bulan lagi jika lancar kami akan kembali ke Jepang untuk traveling ke tempat-tempat yang belum kami kunjungi sebelumnya. One thing I know for sure, jika kita punya mimpi dan percaya dengan mimpi kita – diiringi dengan usaha, kerja keras dan doa – pasti Tuhan memberikan jalan untuk kita.

Dulu berlibur ke luar negeri rasanya hanya ‘mimpi’, tapi semakin dewasa saya semakin percaya bahwa mimpi itu bisa menjadi nyata. Jangan takut bermimpi ya teman-teman, thanks for reading!

12 comments :

  1. Yang kayak gini yang seru ndra, mematahkan anggapan kalau udah punya anak kecil ngga bisa kemana mana, susah jalan jauh. Tp ada aja jalannya ya, berarti tahun ini bakal ngalamin 3 musim di Jepang dong ndra? Waah asik banget, momiji dan illumination bakal jadi highligt pas autumn ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu aku juga mikir kalau punya anak susah kemana-mana, terus ngeliat temenku yang setiap 3 bulan sekali traveling sama anaknya (ke Amrik, UK, tanpa mbak/nanny), aku jadi belajar kalau anak tuh bisa kok diajak kemana-mana hihihi. Asal ibu bapaknya pede aja ;p

      Delete
    2. Seru yaa kak andra! Semoga tahun depan kami sekeluarga bisa travelling ke Jepang.. Dan setuju banget, anak itu gimana orang tuanya. Pengalamanku travelling keliling UK dan Europe bareng anak dan suami rasanya bisa2 aja. Asal ibunya tenang dan well prepared, plus si bapak yang mau kerjasama bagi2 tugas, semua pasti aman insyaallah :)

      Delete
  2. "Sambil menikmati langit biru, saya masih dalam keadaan percaya-nggak-percaya pada kenyataan bahwa tahun ini kami bertiga bisa traveling terus bersama. Mengingat waktu awal-awal pernikahan saya dan Abenk, saya jarang banget bisa liburan karena liburan bukan sesuatu yang jadi prioritas saat itu. Banyak faktor lain kenapa kami jarang traveling saat itu, salah satunya karena faktor finansial yang belum tertata dengan baik."

    Kak Aloo, bisa dishare nggak gimana merencanakan finansial untuk traveling? Aku juga pengennya pas anakku segede Aura pengen diajak traveling (sekarang baru usia 8 bulan). Kalau pengen diajak jalan-jalan ke Jepang nabungnya musti dari sekarang ya berarti? :D

    Thanks kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Anindita, aku sudah pernah sharing tentang financial journey aku di kategori Work & Money di blog ini. Intinya sih setiap bulan memang aku menyisihkan tabungan untuk liburan, investasi, dll, tapi liburan juga jadi prioritas penting karena buat aku dan Abenk liburan tuh sangat penting ;p

      Kenapa tahun ini aku bisa banyak traveling, aku juga udah nabung dan punya planning dari 1,5 tahun yang lalu. Nanti kalau ada yang kurang jelas boleh tanyakan ke aku lagi ya, siapa tau aku bisa bantu jawab. Makasih :)

      Delete
  3. Auwa dikuncir kuda gemesss, kayak udah gadis! Baju kak Alo juga lucuu <3

    Setuju banget ya, traveling bukan sekedar jalan-jalan aja. Setiap kali traveling ke suatu tempat, aku pasti belajar sesuatu hal yang baru. Pikiran dan hati pastinya juga lebih segerrr (:

    ReplyDelete
  4. haha komen aku sama kayak Jane! anak gadisnya mama udah bisa dikuncir ajaaaaaa :)

    ReplyDelete
  5. Kak Aloo, aku mau sharing juga nih..
    Tahun ini pun aku dapet surprise dari Tuhan, rencana Tahun ini cuman pengen traveling sekali aja dan fokus punya anak. tapi Tuhan berkata lain, dari April aku traveling ke Jepang (satu2nya yg aku rencanain dari 2016) ternyata disusul bulan ini ke Bali (dapet bonus dari kantor-mendadak), dan jika lancar bulan berikutnya agustus ke Padang (sekalian nikahan sepupu ku), September ke Singapore (karna omaopa dari swiss berlibur ke indo dan transit di SG), Oktober ke malay mau nntn motoGP hehe, dan nov aku ke Jepang lagi dapet rezeki tiket gratis PP sepasang wohooo. mudah2an lancar semuanya..
    Semua travling itu ga ada yg aku rencanain kecuali ke Jepang bulan April itu, semua serba mendadak.. Emang yah kita punya rencana tapi Tuhan punya rencana lebih baik, mungkin tahun ini rezeki ku puas2in traveling dulu, mudah2an tahun depan rezeki punya anak.. doain yah kak Aloo.. bener2 menginspirasi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Adhinda, ya ampun aku bacanya senang banget :D

      Mirip seperti aku tahun ini, banyak liburan yang dadakan dan gratisan. Bener2 rejeki banget sih :) Memang hidup selalu kasih kejutan kalau kita nggak terlalu tinggi berekspektasi ya hihihi. Aku doain cepat dapat momongan, amin!

      Delete
  6. hai mba andra... aku pun ga nyangka setelah punya anak bisa "menikmati" travelling sambil bawa anak.. anakku dari 3 bulan Alhamdulillah sudah kuajak travelling..dari yg musim dingin pake banget (canada lagi badai salju) trus ke eropa yg pindah2 kota sampe beberapa quick trip.. anakku bisa adaptasi sm makanan, cuaca bahkan ga jetlag (well kecuali setiap ke bali entah knp rewel kepanasan pdhl ibunya cinta bali bgt)

    menurut aku selain alasan seperti yg udah ditulis, travelling as a family itu juga ningkatin kerjasama bareng pasangan krn pasti bgt kan diuji dgn kerewelan anak, repot ini itu di unfamiliar places yg at the end of the day malah bikin kita tambah sayang sama pasangan :D

    byk sih yg mempertanyakan dimana sisi enjoynya dari travelling sm anak masih kecil... tapi aku enjoy bgt krn nagiiiiih hahaha beda rasanya liat anak ketawa seneng sm pengalamannya dia dan walaupun anaknya ga mungkin inget (anakku 2 taun aja belum) tapi ini bakal jd salah satu memory terindah bersama anak... prinsipku selalu adalah if bule can do it, we can do it :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mbak, aduh senang banget baca komennya! Thank you ya for sharing :)

      Bener mbak, begitu lihat anak ketawa rasanya capek sama kesel langsung hilang ya. Anakku baru 2 tahun 1 bulan, lucunya aku selalu menilai anak kecil kan gak ingat apa-apa ya.. Tapi ternyata anakku inget lho kalau aku tunjukin foto saat kita traveling atau pas kami datang ke tempat yang sama. Aku yakin anakku inget cuma dia nggak bisa komunikasiinnya aja :)

      Thanks ya once again! x

      Delete