Thursday, June 15, 2017

OUR ARTSY WEEKEND IN JOGJA #3

 photo 3JogjaArtWeeks-10_zpsdmjy3wfk.jpg
Rasanya puas banget kalau apa yang kita inginkan, tercapai dan melebihi ekspektasi (walaupun nggak berekspektasi berlebihan ya). Ini lah yang saya rasakan selama liburan ke Jogja bersama Abenk dan Aura. Walaupun kami cukup sering liburan bertiga, tapi berlibur dengan tujuan mengapresiasi seni rupa tentunya sedikit berbeda dari liburan-liburan kami yang biasanya.

Biasanya tujuan liburan kami itu kuliner, belanja barang-barang yang unik, menikmati suasana baru dan mencari galeri seni atau museum. Pas banget kami dapat rekomendasi tempat-tempat seru dari teman-teman di Jogja. Jadi bisa jalan-jalan sambil melihat-lihat pameran seni, dan kali ini kami ingin berkeliling dari satu galeri seni ke galeri lainnya.

 photo 3JogjaArtWeeks-01_zpsdnkhajxb.jpg

Destinasi pertama kami di hari itu adalah Jogja Gallery. Ternyata sedang ada pameran kolektif dari Sakato Art Community. Beberapa seniman yang familiar di telinga saya pun ikut meramaikan pameran ini, salah satunya adalah Yunizar. Aura semakin hari semakin terbiasa diajak ke pameran seni, walaupun awalnya ia sering bosan, merengek dan selalu berusaha memegang karya yang dipajang.

Ternyata semakin sering dilatih, Aura jadi mulai mengerti bahwa memegang karya seni itu dilarang (kecuali karyanya bapaknya sendiri ya hahaha) dan mulai bisa mengakali dirinya sendiri kalau lagi bosan.

 photo 3JogjaArtWeeks-04_zpsx1cujgns.jpg

Tapi namanya juga anak kecil ya, masih senang lari kesana kemari sampai Mama-nya gempor. Akhirnya saya nggak sempat foto-foto karena jagain Aura dan lebih memilih untuk menikmati karya-karya yang ada.

Read more: Our Artsy Weekend in Jogja #1

 photo DSCF7124-1_zpsjcboukbh.jpg photo 3JogjaArtWeeks-05_zpsshjel3g1.jpg

Jogja Gallery
Jl. Pekapalan, Alun-Alun Utara No.7, 
Prawirodirjan, Yogyakarta

 photo 3JogjaArtWeeks-03_zps6mtvypjk.jpg
Mural karya Roby Dwi Antono di Yats Colony.
Setelah mampir ke Jogja Gallery, kami ingin gallery hopping yang letaknya ada di area Bantul. Ada dua galeri seni yaitu Sangkring Art Space dan Sarang Building Art Space. Kebetulan sekali, dua galeri yang ini berdekatan jadi kami bisa menghemat waktu. Sampai di Sangkring Art Space, Aura mendadak rewel banget (saya juga lupa kenapa). Akhirnya Abenk masuk ke dalam galeri duluan, saya dan Aura melihat ikan-ikan di kolam sambil menunggu Aura agak tenang.

Ternyata gedungnya luas banget! Sangkring Art Space terbagi menjadi dua gedung, satu yang letaknya di depan dan satu lagi di belakang. Antara jarak satu gedung ke gedung lainnya, ada tembok yang dihias oleh mural warna-warni, instalasi karya di atas tembok dan patung-patung berbentuk manusia.

 photo 3JogjaArtWeeks-09_zpsa9ysjvda.jpg
 photo DSCF7130_zpsz5vyh78b.jpg

Siang itu saya sangat menikmati momen gallery hopping bersama Abenk dan Aura, karena mata dan pikiran saya sangat dimanjakan oleh karya-karya seni rupa yang saya temui. Betapa bahagianya bisa diguyur oleh inspirasi selama liburan, rasa lelah dan kepanasan pun tak terasa siang itu.
 photo 3JogjaArtWeeks-11_zpsbmp7mmdl.jpg
Selesai dari Sangkring, kami menuju Sarang Building yang letaknya tak jauh dari Sangkring. Modal sotoy (sok tau) kami langsung kesana dipandu oleh Google Maps, dan ternyata gedungnya masih tutup! Ada poster kecil yang menginformasikan bahwa pameran Yeo Kaa sedang berlangsung di dalam gedung, tapi kami harus menunggu sekitar dua jam lagi untuk melihatnya.

Dari pada bengong nggak jelas, Abenk mengajak makan siang dulu sambil leyeh-leyeh. Satu tempat yang terlintas di kepala saya hanya Nanamia Pizzeria di Tirtodipuran.

 photo 3JogjaArtWeeks-08_zpsct3eqonz.jpg photo 3JogjaArtWeeks-07_zpsyg2h0aqz.jpg

Sangkring Art Space
Jl. Nitiprayan No.88 RT. 01 / RW. 20,
Ngestiharjo, Kasihan, Ngestiharjo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184

 photo 3JogjaArtWeeks-14_zpskthflnbp.jpg

Don't judge book by its cover. Jangan menilai suatu tempat hanya dengan melihat tempat parkirnya saja. Abenk sempat mengira Nanamia Pizzeria Tirtodipuran adalah restoran yang menyajikan pizza tapi tempatnya kecil dan nyempil. Mungkin karena tempat parkirnya yang kecil sih yaa..

Begitu masuk dan disapa oleh pohon-pohon rindang yang meneduhkan teriknya matahari siang itu, mata Abenk langsung berbinar-binar dan terlihat senang. Ia mondar-mandir sambil tersenyum di balik kacamata hitamnya, memberi kode bahwa ia sangat menyukai tempat ini.

 photo 3JogjaArtWeeks-12_zpssoyklqxz.jpg

Saya langsung memesan strawberry lassy, spaghetti bolognese, pizza Napoli dan Magherita untuk makan siang kami bertiga. Oh ya, saya belum sempat cerita kalau Aura selama di Jogja lagi mogok makan. Dari kemarin-kemarin cuma mau kentang goreng atau kerupuk. Setiap kami sedang dalam perjalanan, Aura juga nggak lepas dari nenen.

Ternyata Aura lagi tumbuh gigi geraham. Walaupun rewel dan susah makan, saya bersyukur karena Aura nggak sampai demam atau batuk pilek.

Setelah tidur siang, ternyata Aura kepanasan dan kelaparan. Hasilnya, setengah porsi spaghetti bolognese yang saya pesan dihabiskan oleh Aura. Hore!

 photo 3JogjaArtWeeks-13_zpsqr4fcybg.jpg photo 3JogjaArtWeeks-16_zps8cbco9lz.jpg

Selain tempat yang semi-outdoor, makanan yang enak dan murah, Nanamia Pizzeria juga menyediakan kids corner untuk tempat bermain anak-anak. Ada berbagai macam mainan dan Aura juga dikasih kertas dan krayon untuk mewarnai. Aura juga senang banget jalan-jalan sendirian mengelilingi taman berrumput disana, jadi saya sangat merekomendasikan tempat ini untuk teman-teman yang ingin berlibur ke Jogja bersama anaknya!

Nanamia Pizzeria
Jl. Tirtodipuran No.1, Mantrijeron, Daerah Istimewa Yogyakarta 55143

 photo 3JogjaArtWeeks-18_zps4won9puo.jpg

Kami balik lagi ke Sarang Building karena merasa rugi kalau nggak kesana untuk melihat karya Yeo Kaa. Silahkan di googling ya siapa si mbak Yeo Kaa ini, unik dan keren banget orangnya! Karyanya memang memiliki konten dewasa, tapi saya bisa menikmati warna-warna dan juga karakter yang ia buat.

Selain satu lukisan besar yang dipajang di dalam gedung Sarang, ada juga balon yang sangat fotogenik di tengah-tengah ruangan.

 photo 3JogjaArtWeeks-20_zpsqxjuq8y7.jpg photo 3JogjaArtWeeks-19_zpswyqqvarh.jpg

Di area luar gedung, ternyata ada kolam berisi ikan dan kura-kura. Jadi setelah berhasil melihat Yeo Kaa, saya mengajak Aura memberi makanan ke ikan dan kura-kura. Sederhana sekali tapi Aura senang banget.

Read more: Our Artsy Weekend in Jogja #22

 photo 3JogjaArtWeeks-17_zpsblksndct.jpg

Sarang Building
Jl. Kalipakis RT 05 / RT 11 Tirtonirmolo, Kasihan, 
Bantul, Yogyakarta

 photo 3JogjaArtWeeks-22_zpsypxjktzx.jpg

Menjelang sore, kami balik lagi ke Art Jog. Nggak mau rugi dong, udah sampai Jogja terus mau puas-puasin menikmati karya seni di sana. Begitu melihat Floating Eyes karya Wedhar Riyadi, Aura joget-joget kesenangan seakan-akan baru dikasih mainan.

Karena nggak buru-buru, akhirnya kami menikmati sore di bagian depan museum sambil cekikikan melihat Aura yang begitu antusias dengan Floating Eyes.

Sebelum pulang ke hotel, saya dan Abenk sempat duduk-duduk menikmati kopi Jo di bagian belakang Jogja National Museum sambil menemani Aura makan kentang goreng.

 photo 3JogjaArtWeeks-21_zpszdouzu7j.jpg

Pilihan yang tepat bagi kami untuk menghabiskan malam terakhir kami dengan menikmati karya seni dari satu galeri ke galeri lainnya, ditutup dengan makan malam super mewah di Mediterranea Restaurant by Kamil. Sayangnya saya nggak bawa kamera, karena udah terlalu capek dan ingin menikmati makan malam yang porsinya super besar itu.

 photo 3JogjaArtWeeks-23_zpsgmruuuv1.jpg
Aura dan tante Cagi.

Satu hal yang terpikir semalaman di hari itu, suatu saat ingin sekali bisa punya rumah dan galeri di Jogja. Mungkin Jogja akan jadi tempat dimana kami akan menghabiskan masa tua nanti, who knows? :)

 photo 2016_new-sign_zpsmxppxjue.jpg

6 comments:

  1. Cita2 ku juga, Kaakk. Masa tua di Jogjaa. Rasanya damai :') tapi katanya sekarang udh agak ramai karena banyak mall2 dan tmpt makan fancy kayak di Jakarta. Sebenernya semakin berkembangnya kota, ternyata ada byk hal hal2 yg dikorbankan, seperti kedamaian dan ketenangan :""

    ReplyDelete
  2. Me too kak alo! Hopefully, bisa hidup dan menghabiskan masa tua di Jogja. Kota yang ngga mungkin ada orang yang ngga jatuh cinta.
    Btw, happy anniversary kak!

    www.pipiput.com

    ReplyDelete
  3. Setelah baca blogpost kak Andra yang ini jadi kepikiran bikin trip liburan dengan tujuan yang sama. Soalnya bosan kalau tujuan liburan sekedar kuliner atau sightseeing aja. Thank you for sharing ya Kak Andra :)
    Btw, sebagai pembaca blog kak Andra dari 2010, saya jadi kangen foto hasil karya kak Andra yang punya mood "unik", seperti yang foto tangan kak Andra megang bunga, trip ke China, dll. Bikin pameran foto juga dong kak :D

    ReplyDelete
  4. Save dulu ah kak tempat kecenya semoga nanti bisa main ke galeri seni di Jogja, tfs ya sehat selalu kaka

    ReplyDelete
  5. Aku juga ingin tinggal di jogja kalau sudah Tua nanti. :) Terima Kasih untuk Tulisan Indahnya kaka Alo!

    ReplyDelete
  6. Besok kalau Aura main ke Jogja lagi, jalan ke wisata alam yaa...Btw, ayok kalau mau beli tanah di jogja sekarang aja, keburu mahal :p

    ReplyDelete