MY COLLABORATION WITH PVRA! PVRA♥ ANDRA ALODITA

 photo DSCF1525_zpsbyeqhkmd.jpg

Kolaborasi saya dengan PVRA rasanya seperti mimpi di siang bolong.

Dua tahun yang lalu, saya termasuk orang di jajaran pertama yang memiliki sendal PVRA  Waktu itu saya masih mengandung Aura Suri dan kesulitan mencari sendal yang nyaman. Kesan pertama saya, PVRA bukan hanya alas kaki yang nyaman tapi juga cantik dan elegan.

Jarang lho, pakai sendal tapi kaki tetap terlihat cantik hehehe.

FOLDAWAY PLAYMAT REVIEW

 photo DSCF5231_zpspicm7b2i.jpg

Aura Suri sebentar lagi berusia 2 tahun. Hampir 2 tahun ini, saya juga baru sadar banyak banget barang-barang Aura yang hanya jadi 'sampah' dan numpuk di rumah. Ada juga yang beli mahal-mahal, akhirnya gak terpakai.

Memang butuh trial and error sih untuk memilih dan juga menseleksi barang anak-anak yang berguna atau tidak. Dari sekian banyak barang Aura yang umurnya pendek, ada beberapa barang yang jadi investasi untuk saya karena terpakainya lama!

THE BALM MEET MATT(E) HUGHES MINI SET

 photo DSCF1572_zpstnli3txf.jpg
Masih ingat dengan ulasan tentang The Balm Meet Matt(e) Hughes di blog saya? Salah satu pewarna bibir yang saya sukai, karena kualitas, pigmentasi dan pilihan warnanya yang bagus-bagus. Nah, di bulan ini saya menambah koleksi berupa mini set berisi 6 pewarna bibir The Balm Meet Matt(e) Hughes.

MAKE OVER EYECENTRIC NUDES

 photo blog-DSCF9657_zpskrweuspk.jpg

Sepertinya mulai tahun ini, saya akan lebih banyak menggunakan produk kosmetik dan perawatan wajah dari Indonesia deh. Soalnya udah mulai seru-seru, harga terjangkau, kualitasnya pun gak kalah sama produk impor. Salah satu yang selalu saya tunggu-tunggu dari salah satu merek kosmetik Indonesia adalah produk-produk baru dari Make Over. Racun terbaru kali ini adalah eyeshadow palette Smokey dan Nudes yang masing-masing terdiri dari 8 warna.

JENIUS X-CARD: PLAY YOUR CARDS RIGHT!

 photo DSCF1384_zpsoi1hxhop.jpg

Gaya hidup dan finansial, betul-betul gak bisa dipisahkan. Mau memiliki ini itu supaya bisa menunjang hidup, pasti semuanya butuh uang dan kita juga butuh bank yang bisa mengakomodir semua keperluan kita.

Minggu lalu saya diundang oleh Jenius untuk menghadiri acara Jenius Talk “Play Your Cards Right.” Sebuah acara intimate yang bentuknya sharing serta interactive games, sambil membahas soal Life Finance. Acara ini dibuka oleh MC, lalu ada sedikit presentasi dari Febri Rusli selaku Digital Acquisition & Partnership Head dari Jenius – BTPN dan tips finansial dari Mas Aakar, selaku perencana keuangan sekaligus CEO & founder Janus Financial.

WEEKLY JOURNAL #27 | TUMBANG


Minggu yang melelahkan. Ditinggal suami keluar kota, asisten rumah tangga mendadak pulang kampung, saya dan Aura jatuh sakit. Rasanya campur aduk.

Akhir pekan kemarin saya kecapean banget, kayaknya sih gara-gara capek habis liburan terus dihajar kerja dan syuting. Padahal saya merasa udah istirahat cukup lho.

JAPAN #9 | LAST DAY IN OSAKA

 photo DSCF0850_zpsmf6cuvmm.jpg

Hari terakhir kami di Jepang ditutup manis dengan menghabiskan waktu di Arashiyama dan susah move on gara-gara kopi %Arabica. Beneran, seenak itu dan segitu relanya antri lagi demi segelas kopi. Kali ini saya mau cerita soal hari terakhir kami di Jepang.

Sebenarnya hari terakhir adalah hari ke-10, tapi saya anggap hari ke-9 adalah hari terakhir karena hari ke-10 kami cuma menghabiskan waktu ke airport saja. Jadi, di hari ke-9 kami masih punya waktu seharian penuh untuk mengeksplor kota Osaka yang tidak pernah kami tau sebelumnya.

JAPAN DAY #8 | KYOTO & ARASHIYAMA

 photo IMG_4749_zpsmxrsekai.jpg

Untuk menutup liburan dengan manis, saya dan Abenk memutuskan untuk pergi ke Kyoto. Bosan kan, lihat gedung-gedung terus? Saya sengaja memilih Kyoto untuk mengakhiri liburan kami karena kotanya sangat cantik, unik dan cocok untuk laid back.

Tak ada jadwal perjalanan yang ketat untuk berkunjung di Kyoto, saya hanya kepikiran mau ajak Abenk ke Fushimi Inari dan Arashiyama. Untungnya dari Osaka ke Kyoto hanya menempuh waktu satu jam perjalanan.

JAPAN DAY #7 | OSAKA AQUARIUM KAIYUKAN & TEMPOZAN PARK

 photo DSCF0648_zpszocyyqn4.jpg

Setelah pindah kota dan pindah penginapan, kami ternyata dapat Airbnb yang kecil tapi sangat bersih dan rapih! Yang paling penting, kasurnya jauh lebih enak dibanding Airbnb kami di Tokyo. Saya bilang Airbnb di Osaka ini sebagai gang senggol, soalnya begitu buka dua koper langsung berasa sempit banget.

Sering banget saya dan Abenk tabrakan gara-gara tempatnya yang super minim.

WEEKLY JOURNAL #26 - PVRA & REST AREA

 photo DSCF0939_zps3rmdnt2w.jpg

Sepekan ini saya masih beradaptasi untuk kembali ke rutinitas biasanya. Mulai dari urusan domestik, syuting, pemotretan dan tumpukan e-mail yang terbengkalai selama berlibur ke Jepang.

Belajar dari pengalaman liburan sebelumnya, saya mengosongkan waktu selama 2-3 hari untuk beristirahat total di rumah. Kalau dulu sebelum punya anak, pulang traveling dari Eropa pun masih kuat banget motret prewedding selama dua hari.

JAPAN DAY #6 | BYE TOKYO, HELLO OSAKA!

 photo DSCF0435_zpsxnk3lo5b.jpg

Rasanya berat sekali untuk meninggalkan ‘rumah’ kami selama liburan kemarin di Tokyo. Sebuah apartemen kecil yang berlokasi di Ebisu, di tengah pusat kota yang lingkungannya ramah dan tenang. Sebenarnya, tidak banyak pilihan penginapan yang letaknya di Ebisu.

Saya cukup ‘ngasal’ untuk nekat memilih Airbnb setelah bertukar pesan dengan pemilik apartemen.

Hal pertama yang membuat saya tertarik, pertama daerahnya yang sepi dan tenang. Saya dapat rekomendasi dari kakak ipar saya, Ruben, karena Ruben lumayan sering menginap di daerah Ebisu.

JAPAN DAY #5 | DAIKANYAMA & MORI ART MUSEUM

 photo DSCF0276_zps7fxv7ypg.jpg

Happy birthday, sayang! 

Saya memeluk suami sambil berdoa agar ia selalu diberi kesehatan, rejeki dan selalu menjadi sahabat terbaik yang saya punya. Tahun ini, saya tidak menyiapkan kado apa-apa untuk Abenk – karena memang liburan ini adalah bagian dari ulang tahunnya Abenk hehe.

Soalnya kalau waktu itu nggak nekat beli tiket, mungkin sampai hari ini.. Liburan ke Jepang itu hanya impian saja.

JAPAN DAY #4 | YOYOGI PARK & SHIMOKITAZAWA


Kalau ada yang ngikutin cerita liburan saya ke Jepang, pasti sadar kalau liburan saya tidak seindah foto di Instagram. Ya, emang realitanya gitu kok. Foto Instagram tuh memang indah-indah, tapi kenyataannya HAHAHA.

Amit-amit jangan sampai deh liburan terus anak sakit atau kita yang sakit. Nah, kalau dari kemarin ceritanya kebanyakan tentang Aura sakit, kali ini saya mau cerita tentang kejutan yang kami dapatkan di Jepang.

Tak lain dan tak bukan..

SAKURA!

JAPAN DAY #3 | GOTEMBA


Pergi ke Gotemba Premium Outlets sebetulnya tidak ada dalam rencana liburan kami selama di Jepang. Cuma ya namanya tergoda dengan kata ‘premium outlets’ akhirnya saya dan Abenk memutuskan untuk ke Gotemba dibandingkan ke Disneyland. Soal Disneyland, mungkin bisa lain kali saat Aura sudah agak besar jadi bisa main lebih puas.

JAPAN DAY #2 | SHIBUYA & OMOTESANDO


Pagi yang cerah di Ebisu. Matahari memberi semangat pada saya dan suami untuk segera mengeksplor dari Ebisu, yang ternyata sangat tenang, sepi dan jauh dari lokasi turis. Cocok untuk yang suka tempat tenang dibandingkan yang bising dan ramai, cocok juga untuk berlibur bersama keluarga.

Untung lah lingkungan Ebisu tenang dan adem, lumayan berpengaruh juga untuk saya yang frustasi karena liburan dengan anak yang sedang sakit.

Hari kedua di Tokyo, saya berencana mengajak Abenk ke daerah Shibuya.

JAPAN DAY #1 | TRAVELING WITH A SICK TODDLER


Bisa dibilang, liburan kali ini adalah liburan ‘balas dendam’ karena saya dan suami sudah lama sekali nggak berlibur yang santai dan cukup lama. Tahun lalu kami ‘hanya’ curi-curi waktu saja untuk weekend getaway atau keluar kota, hanya sekedar refreshing bukan liburan yang nampol banget!

Setelah perencanaan yang cukup matang dari segi finansial, akhirnya kami bisa pergi ke Jepang selama 10 hari dan mengunjungi beberapa tempat yang sudah saya idam-idamkan. Semua persiapan sudah beres dan cukup matang, tapi ternyata tiga hari sebelum kami berangkat.. Aura demam tinggi dan batuk pilek!