Friday, October 9, 2015

CERITA SORE #4 | HARI INI, SETAHUN KEMARIN..

 photo DSCF5117_zpswg61egul.jpg
Tepat hari ini, setahun kemarin.. Saya dan suami masih berada di Penang. Kami berdoa dan sujud, meminta kelancaran proses Embryo Transfer yang akan kami lakukan esok paginya.

Malam itu, kami pasrah. Semoga saja embrionya bagus kualitasnya, semoga saja besok semua lancar, semoga saja kami bisa pulang ke Jakarta dengan selamat dan membawa kabar bahagia. Kami belum tau berapa embrio yang dihasilkan oleh laboratorium di Loh Guan Lye Specialist Center (LSC). Berapa pun jumlahnya, yang penting semua lancar dan mudah-mudahan menjadi calon keturunan kami.

Seperti biasa jika pagi hari kami harus ke LSC, pasti kami sudah bangun pukul 6 pagi. Pagi itu mendung seperti hari-hari sebelumnya, saya membawa syal untuk menghangatkan leher dan bahu saya. Selama perjalanan dari homestay ke LSC, saya hanya berdoa, berdoa dan berdoa sambil mengamati pemandangan yang kami lewati.

Sesampai di LSC, kami tak perlu menunggu lama sampai akhirnya saya harus masuk ke ruang operasi. Ruang operasi tidak terasa asing lagi bagi saya, begitu juga orang-orang di dalamnya. Bahkan beberapa staff ingat dengan wajah saya, menyapa dan berkata, “Saya ingat kamu, kamu yang waktu itu operasi besar sekali kan?”

Saya tersenyum setiap mengingat proses laparotomy yang pernah saya alami. Kejadian yang selalu saya syukuri, karena saya hampir dalam kondisi kritis. Kalau saya tidak mengalami hal tersebut, saya tidak akan gigih dan kuat seperti sekarang.

Jennifer menghampiri saya yang sedang berbaring di kasur, menunggu giliran masuk ke ruang operasi. Ia bertanya-tanya soal kegiatan saya, bagaimana cara saya bekerja dan apa yang suami saya kerjakan di Jakarta. Sangking serunya bercerita, saya sampai lupa bertanya berapa jumlah embrio saya!

Saya antara percaya-gak-percaya saat Jennifer menjawab, “Ada empat! Dua dengan kualitas Excellent, dua dengan kualitas Good.”

Wow! Itu bagus atau biasa saja?”

“Untuk kasus pasien seperti kamu, hasilnya bagus banget. Jarang yang dapat Excellent sampai 2 embrio. Biasanya hanya Good saja.”

Sesampainya di ruang operasi, saya melihat sudut kiri atas dimana terdapat layar yang memajang dua embrio kami. Dua calon buah hati kami. Dua buah calon malaikat kami. Mungkin dua, mungkin juga hanya jadi satu.

Jumlah bukan jadi masalah saat itu, yang penting saya bisa dititipkan keturunan yang lahir sehat dan sempurna.

Saya berkata pada dr. Devindran, “Doc, please pray for me.”

“Always,” katanya sambil menepuk lengan saya.

***

Tak terasa kejadian itu sudah setahun yang lalu. Saya tidak akan pernah lupa dengan kejadian satu tahun yang lalu, saya tidak akan pernah membuang jauh-jauh memori itu. Karena proses yang sudah kami jalani adalah turning point kami sebagai dua manusia yang telah menjadi satu.

Proses dimana kami menjadi semakin kuat, saling mendukung dan percaya satu sama lain. Kami juga semakin mencintai, semakin bersyukur karena selalu melewati berbagai cobaan bersama-sama. Susah senang selalu bersama.

Sampai detik ini, rasanya masih seperti mimpi melihat Aura Suri tidur di tengah-tengah kami. Kaki kecilnya sering menendang kami tengah malam. Ketika kami angkat dari tempat tidur, ia tersenyum lebar sambil menghentak-hentak tangannya, seperti berkata, “Terima kasih Papa Mama, sudah bangun malam-malam.”

Ia adalah sosok yang selalu kami mimpikan, sosok yang selalu menguatkan kami di kala susah maupun senang. Sosok yang membuat kami tak pernah mengenal lelah, sosok yang selalu menginspirasi orang banyak agar tak pernah menyerah.

Terima kasih Tuhan, sudah mengirimkan Abenk dan Aura Suri dalam kehidupanku.

Good night.

21 comments:

  1. “Terima kasih Papa Mama, sudah bangun malam-malam.”

    Seneng banget bacanya. Sifat positif yang diciptakan orang tua pasti menurun ke anaknya ya :)

    ReplyDelete
  2. Aloooo, it's have been long time, lama ga baca blog Alo.... Maafin ya Alo sayang...
    Baca postingan Alo selalu bikin aku pribadi merinding, menangis dan terharu. Aku tulus mengatakannya... Karena sudah sejak lama Alo jadi inspirasi aku. Semua tulisan Alo selalu memotivasi aku. In this post i can read your mind, Nothing is impossible in this world, especially when God loves and trusts you. As a mother i also can feel your pain that you had been through, but today, sky is never clearst as today, today is your happy day, today your efforts has been paid off. Semuanya indah pada waktunya ya Alo... Aku pun ikut bahagia melihat kebahagiaan Alo. Selamat sekali lagi ya atas kelahiran Aura Suri ke dunia ini. Semangat terus ya Alo, you are a good mom

    ReplyDelete
  3. awww time flies so fast ya ndra, padahal setahun lalu belum kebayang kalau sekarang kamu lagi happy gendong aura, main main sama abenk dan aura juga disaat kamu lagi dapat cobaan dari Tuhan. Berkah Tuhan memang selalu ga pernah disangka-sangka.
    btw, akhir akhir ini postingan kamu lebih bikin orang mikir ya, cerita cerita sederhana tapi menarik, sukaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Presy, thank you yaaa! Aku sengaja nulis cerita-cerita ini supaya bisa menyemangati aku sendiri saat lagi sedih atau uninspired. Senang kalau ternyata banyak yang enjoy juga bacanya :)

      Delete
  4. Dulu ngikutin banget cerita ivf kamu dan ikut bahagia plus terharu pas tau kamu positif hamil dan akhirnya melahirkan. ga terasa skr udah ada aurasuri yang super gemesiinnnn. sehat dan bahagia selalu andraaaa :) doakan aku segera menyusuul. hehe

    ReplyDelete
  5. Sehat dan bahagia terus ya mbak ^^ Juga seluruh keluarga~

    ReplyDelete
  6. Aku sama sekali belum pernah ketemu kak alo secara personal. Tapi lewat tulisan2nya di Blog, dan postingan2an kak alo di IG berhasil merubah pola pikir dan sudut pandang aku. Aku juga sampai sekarang belum dikasih kepercayaan sama Tuhan untuk punya anak. Kadang sedih. Apalagi kalau ddapat kabar ada sahabat yang lagi hamil atau melahirkan. Tapi setiap baca tulisan kak alo aku jadi semangat lagi. Aku yakin setiap kita pasti akan dapat kesempatan itu. Sekarang hanya tinggal kesiapan dan waktu. Thank you so much kak alo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you so much Riris, aku doakan dari sini xoxo

      Delete
  7. kak Alo yang sehat terus ya kak, terharu bacanya ❤

    ReplyDelete
  8. dear Kak Alo, semoga abenk dan aura suri sehat sehat selalu dan jadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya :) Lagi promil juga nih kak...doain saya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminnnn :)

      Good luck Radhiana! Sending baby dust to you and hubby! x

      Delete
  9. Semoga Baby dan keluarga sehat-sehat terus. :)

    ReplyDelete
  10. Bacanya bikin mbrebes mili :') Semua perjuangan setahun yang lalu akhirnya berbuah manis ya Alo...

    ReplyDelete
  11. terharu bgt bacanya..., anak memang titipan terindah dari Tuhan.
    semoga sehat selalu ya ka Alo and family

    ReplyDelete
  12. Mba alo.. you so inspiration mba..
    Selalu terharu setiap baca postinganmu.
    Walau cobaan silih berganti dirimu tetap kuat ya mba.
    Tuhan gk tutup mata ngeliat perjuangan drimu n finally He sent you beautiful angel in your life.

    Mba aku juga sedang planing ivf di penang.aku bru selasi insemination di lam wah ee n failed :(. Boleh tau total ivf di loh guan brp ya mba dgn dr.devindran mau compare dgn dr.Ng peng di lam wah ee mba.tks before mba

    ReplyDelete
  13. Perjuanganmu hebat mba.gk kenal putus asa.
    drimu memang pantes dapetin anugrah yg luar biasa itu.
    Mba aku mau tanya total biaya ivf dgn dr devindran brp ya mba?
    Aku bru selesai inseminasi di lam wah ee but failed :(
    Mw coba compare biaya di lam wah ee dgn loh guan.
    Tks before mba alo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Mba, untuk biayanya bisa baca di artikel aku disini:

      http://www.alodita.com/2014/12/my-ivf-success-story.html

      Atau bisa langsung email ke dokternya ya.. Good luck Mba! GBU

      Delete