Thursday, September 17, 2015

CERITA SORE #1 | EVENING STROLL

 photo bugaboobee3-alodita_zpssr6ip6bw.jpgSetiap mendengar atau membaca kalimat ‘stroll in the park’, saya selalu kangen dengan suasana perumahan tempat orang tua saya tinggal – dimana di sekitar rumah orang tua saya banyak sekali taman-taman dan lapangan besar yang dikeliling oleh pohon-pohon rindang. Sewaktu jaman masih lajang dulu, ketika saya merasa uninspired atau pun bosan di rumah, saya langsung bergegas keluar ditemani adik saya. Kami biasa berjalan-jalan di sekitar rumah kami pada sore hari, terkadang kami berhenti di taman untuk bermain dengan hewan-hewan peliharaan milik tetangga kami.

Saat pulang ke rumah, tubuh kami terasa lengket. Rambut kami lepek. Dari pakaian kami tercium bau matahari. Bau asem, kalau kata Mama. Betis kami gatal terkena rerumputan liar, tak jarang kulit kami merah dan bentol akibat gigitan nyamuk. Tapi semua itu tidak ada artinya, karena kami selalu pulang dengan perasaan senang dan riang.

Jujur saya kangen sekali dengan masa-masa itu.

 photo bugaboobee2-alodita_zpsvdw8yvcp.jpg

Saya sering mengajak suami untuk menemani jalan-jalan sore, mulai dari di daerah rumah orang tua saya hingga di taman dekat rumah kami. Selain itu, Aura senang dan terlihat menikmati sekali jika kami ajak jalan sore. Walaupun Aura hanya duduk manis di atas strollernya, ia terlihat menikmati angin yang mengusap-usap halus pipinya. Matanya bahkan tak bisa lepas dari cahaya matahari yang bersembunyi di balik pepohonan.

Tepat dua minggu yang lalu, kami berjalan-jalan di kompleks tempat suami saya menghabiskan masa kecilnya. Saya pun baru tau kalau Abenk ternyata pernah tinggal selama 12 tahun di komplek tersebut. Sambil berjalan kaki menikmati udara sore, Abenk bercerita betapa memorable masa kecilnya. 

Aku dulu pernah jatoh disini, aku dulu suka manjat-manjat loh di atas genteng situ. 

Lalu ia merogoh saku celananya, mengambil iPhone miliknya. Abenk langsung live report di Periscope – sekedar menyapa teman-temannya dan bercerita tentang kegiatan kami sore itu. Saya bisa melihat matanya berbinar-binar saat menceritakan masa kecilnya. Raut wajahnya terlihat ramah dan hangat, seakan-akan ia tidak punya beban di pikirannya.

 photo bugaboobee8-alodita_zpsss5mzmaz.jpg photo bugaboobee7-alodita_zpsdi0zn9yb.jpg

Setelah berkeliling selama 15 menit, kami beristirahat sejenak di depan lapangan tenis. Ada barisan kursi-kursi putih yang bersih, menghadap ke lapangan tenis yang sore itu terlihat kosong. Tidak ada orang di sekeliling kami. Abenk tetap sibuk dengan Periscope-nya sambil menggendong Aura, sedangkan saya sibuk mengabadikan momen dengan kamera saya. Tak lama, segerombolan anak kecil yang bermain sepeda melewati lapangan. Mereka seperti sedang berkejar-kejaran, terdengar dari sahutannya.

 photo bugaboobee6-alodita_zpscu4fkual.jpg

Sore itu ntah kenapa terasa sangat bahagia untuk saya. Ntah dari mana perasaan itu, tapi saya merasakan kehangatan, cinta dan sesuatu yang membuat saya terus tersenyum. Sama seperti dulu, setiap pulang dari jalan-jalan sore wajah saya dihiasi senyuman. Walaupun kulit terasa lengket, rambut tercium bau matahari, tubuh lelah karena beraktifitas seharian, Aura juga basah kuyup dengan keringatnya.

Bagi saya, jalan-jalan sore selalu menyenangkan.

Jalan-jalan sore itu.. selalu membekas di hati.

15 comments:

  1. post yang ini puitis sekali :)

    beauty-redemption.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  2. setuju mba alo, saya setiap hari berusaha sampai rumah jam 5 sore agar bisa ngajak anak muter2 di lapangan bola sekitar rumah, melihat hiruk pikuk kegiatan sore mulai dari lari, main bola, sekedar makan di sekitaran lapangan. bahagia itu sederhana ya mba alo.

    sehat selalu aurasuri :))

    ReplyDelete
  3. setuju banget, aku bersyukur sekarang tinggal d osaka city, yg walaupun kota besar dan padat, tapi banyak taman, kalo ga jalan2 ke taman, yah jalan2 aja dr apartemen ke perpustakaan wilayah, abis itu ke supermarket terdekat , seneng deh apalagi pas sore2 di musim gugur, matahari terbenamnya keliatan cantik banget
    salam kenal ya mbak alodita

    ReplyDelete
  4. Waaaa, kak Alo, post nya yang ini so sweet banget. aku suka banget post post yang personal seperti ini. sangat real dan sangat inspiratif <3
    have a good day kak alo

    ReplyDelete
  5. Berharap bisa memiliki sedikit waktu untuk berjalan-jalan sore dengan orang tersayang merasakan bahagia seperti yang Mba Alo rasakan :)

    ReplyDelete
  6. mbak, mengumpat dan mengumpet itu dua kata yang berbeda lho. di kbbi memang ada lema 'umpat' yang merujuk ke 'umpet' tapj ditandai dengan tanda tanya yang berarti sering dipakai padahal tidak benar. satu lagi, untuk menjawab 'thank you' seharusnya pakai 'you are/you're welcome' bukan 'your welcome' karena 'your' menunjuk kepunyaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear language magpie yang super detail,

      Ini blog santai, sissss, bukan utk jurnal ilmiah. Soooo, gpp lah pake bahasa non formal. Yg penting pembaca ngerti dan menikmati tulisannya.

      Peaceeee.....

      Delete
    2. halo, sebelum saya menulis komentar ini, saya udah menduga sih bakal dapat respon begini, entah dari mbak andra sendiri (yang akan lebih elok rasanya) atau dari pembaca lain. saya tau kok ini blog santai, tapi, santai kan nggak berarti terus membiarkan yang nggak benar, se-enggak penting apa pun keliatannya :)

      Delete
    3. Hi Language Magpie, thank you masukannya. Betul, saya kebalik/ketukar antara 'mengumpat' dan 'mengumpet' hehe -- so thanks for correcting me :)

      Maklum bukan penulis, ngga punya bakat menulis dan baru berani menulis 1 tahun terakhir ini. Jadi maklum aja kalau sering salah-salah, saya masih perlu belajar banyak ;)

      Delete
    4. sama-sama, mbak andra. belajar kan nggak ada akhirnya ya =]

      Delete
  7. Duh, ikut merasakan nikmatnya suasana sore nan sederhana. Santai...hangat.. Suka sama postingan ini mba Andra

    ReplyDelete
  8. Sama ka Alo... jalan sore2 sama suami dan anak wlpn cm ke taman tp hati tentram dan bahagia banget.. sesuatu yang ga dapet kalo ke mall

    ReplyDelete
  9. Tulisannya hangat banget mbk, deskripsinya cakep, aaah berasa baca novel romantis hihihi... salam kenal mbk :)

    ReplyDelete
  10. lama rasanya nggak mampir di blog ini, sebulan terakhir yang lagi stres2nya deal with suasana baru di kantor yang errrrrrrrrr....tapi dgn ngebaca ini hati saya ayem trus keinget masa kecil yg hampir mirip dgn kak abenk yg doyan manjat *eloh kan cewek yak hihihi

    adem banget, tfs kak, have a lovely Sunday ^^

    ReplyDelete