Thursday, May 21, 2015

THE UNTOLD STORY OF STEAK HOTEL BY HOLYCOW!

 photo tkpbenhil-alodita09_zpsgqmmkjkw.jpgNtah kenapa sejak hamil, saya sering ngidam makan daging terutama Wagyu, Wagyu dan Wagyu. Padahal dulu-dulu jarang banget ‘nyari’ red meat walau saya dan keluarga hampir selalu pesta red meat kalau weekend. Kalau sudah mikirin makan Wagyu, langsung kepikiran steak yang enak tapi harganya juga masih affordable, tapi karena malas pergi jauh-jauh, jadi kepikiran salah satu restoran favorit saya yaitu Steak Hotel by Holycow!. Duh, sekarang aja saya nulis sambil menelan ludah nih hihihi.

Saya ingat betul pas tahun 2010, Steak Hotel by Holycow! bentuknya masih ‘warung’ di Jl. Raya Radio Dalam. Bentuknya masih pakai tenda, setiap malam keliatan asap ngebul dari balik tendanya dan selalu ramai dengan antrian orang-orang. Saya sih ngga sempat nyobain waktu bentuknya masih warung, tapi saat ingat momen-momen itu karena cukup bikin heboh warga Jakarta Selatan dan diomongin sama teman-teman saya. Karena sebelum menikah saya hampir setiap hari melewati Jl. Radio Dalam, jadi saya cuma mengamati perkembangan warung steak ini dari mobil dan dengar cerita dari teman-teman. Satu tahun kemudian, saya sempat bertemu dengan salah satu dari owner Steak Hotel by Holycow!, Iswanda Mardio, di sebuah workshop – tapi saat itu kami ngga pernah sempat kenalan dan ngobrol. Tahun 2011 akhir, saya malah dipertemukan dengan istrinya Wanda, Wynda Mardio, yang ternyata adalah teman sekolah kakak ipar saya. Intinya beberapa tahun terakhir saya sering membantu Wynda untuk mengurus beberapa proyeknya di luar Steak Hotel by Holycow! dan akhirnya kami malah berteman baik hingga sekarang. Nah, karena saya berteman dengan Wanda dan Wynda, saya mau kasih cerita-cerita seru dibalik Steak Hotel by Holycow!.

Here we go..

Steak Hotel by Holycow! pertama kali dibuka di Radio Dalam pada tahun 2010 dengan bermodalkan tenda, alat memasak yang secukupnya dan dibantu oleh para asisten rumah tangga dan supir pribadi yang bekerja dengan Wanda dan Wynda. Dari awal memang ngga ada chef-nya, jadi ‘warung tenda’ ini benar-benar dibangun dan dibentuk oleh orang-orang pencinta steak. Awalnya, Steak Hotel by Holycow! versi warungan hanya menyediakan 150 piring setiap malamnya (dan hebatnya selalu sold out!), dan saya ingat Wanda sempat cerita kalau ia mencuci piring-piringnya sendiri karena alasan, “Ngga percaya kalau orang lain yang nyuciin.” Hahaha seru ya! Saya kalau ingat-ingat ekspresi Wanda saat menceritakan soal ini, pasti selalu ketawa.

Dalam kurun waktu setahun, Steak Hotel by Holycow! langsung sukses berat dengan membuka tiga outlet di Radio Dalam (bukan warung lagi, tapi beneran steak house), Senopati dan Singapore. Sayangnya karena satu dan lain hal, Steak Hotel by Holycow! akhirnya terpecah menjadi dua. Hal ini tentunya sempat bikin riweh dan ribet selama beberapa saat, tapi namanya cobaan, pasti semua ada hikmahnya. Akhirnya karena alasan sentimental, Wynda dan Wanda mempertahankan outlet pertama mereka di Radio Dalam. Setelah resmi “berpisah”, Wanda & Wynda akhirnya malah makin sukses dan sampai tahun 2015, Steak Hotel by Holycow! sudah punya 8 outlet di Jakarta dan sekitarnya, Bandung, Semarang dan Surabaya. Dan masih ada tiga outlet lagi nih yang mau buka di tahun ini. Hebat ya!

Sampai sekarang, ngga ada chef untuk urusan masak-memasak ini loh. Semua bumbu dan kreasi yang tersedia di Steak hotel by Holycow! benar-benar kreasi Wynda. Belakangan saya juga baru tau kalau Wynda sampai sekarang masih meracik bumbunya sendiri di dapur rumah mereka di kawasan Jakarta Selatan, lalu bumbu rahasianya baru dikirimkan ke outlet-outlet Steak hotel by Holycow!.

 photo tkpbenhil-alodita05_zpswtytetbz.jpg
Buddy's Special Steak by Steak Hotel by Holycow!
Kalau ngomongin menu favorit, hmm saya jadi bingung karena hampir semua menunya jadi favorit saya. Steak Hotel by Holycow! punya signature steak yang ngga ada di tempat lain yaitu Holysteak, ada juga menu daging yang beratnya 1 kilogram untuk dimakan ramai-ramai yang namanya Buddy Beefribs. Kalau favorit saya dan Uchiet itu justru Sautéed spinach yang rasanya unik banget. Selain itu, yang selalu bikin saya amazed sama Steak Hotel by Holycow! adalah tradisi bagi-bagi steak gratis pas ulang tahun.

 photo tkpbenhil-alodita03_zps5lixsvgv.jpg
Wynda Mardio and me.
Minggu lalu, saya sempat mampir untuk menghampiri Wynda ke #TKPBenhil. Ini pertama kalinya saya ke #TKPBenhil, surprisingly, tempatnya lebih nyaman dari outlet lain, friendly dan adem banget dibanding TKP-TKP lainnya. Saya juga datang setelah jam makan siang untuk menghindari antrian dan keramaian. Seperti biasa, saya masih ketawa-ketawa setiap Wynda cerita soal bumbu-bumbu steak yang ia dan Wanda buat setiap minggunya untuk dikirim ke outlet-outlet Steak Hotel by Holycow! di seluruh Jakarta dan Pulau Jawa. Ngga kebayang ribet dan riwehnya suasana dapur rumah mereka saat harus memasak bumbu yang berkarung-karung itu, tapi memang bisnis yang mereka jalankan seru banget dan sangat menginspirasi saya untuk lebih kreatif.

 photo tkpbenhil-alodita02_zpsb5enw7ye.jpg
#TKPBenhil yang dipenuhi quote-quote unik tentang steak.
 photo tkpbenhil-alodita01_zpsxb0crm4k.jpg
 photo tkpbenhil-alodita04_zpse5jl2xf8.jpg
 photo tkpbenhil-alodita06_zps8eqzt62m.jpg
 photo tkpbenhil-alodita08_zpsjgddqyq6.jpg

Akhirnya setelah ngobrol dari A sampai Z, kunjungan saya sore itu ditutup manis oleh late lunch dengan Bergyu, Twitramisu dan cupcakes dari Cupcakes Company. Thank you for your kind hospitality, Wynda dan Steak Hotel by Holycow!

 photo tkpbenhil-alodita07_zps7wqifwpc.jpg

#TKP itu sebenarnya apa sih?
TKP itu sebenarnya adalah Tempat Kejadian Perkara, tapi #TKP versi Steak Hotel by Holycow! adalah Tempat Karnivor Berpesta.

www.holycowsteak.com

TKP Radal
Jl. Radio Dalam Raya No. 15, Jakarta Selatan. Phone: 021-7202776

TKP Sabang
Lantai 5 Gedung Seremanis
Jl. KH. Agus Salim No. 16, Jakarta Pusat. Phone: 021-31906420

TKP Benhil
Lantai 1 Gedung Teras Benhil
Jl. Bendungan Hilir Raya No. 34, Jakarta Pusat. Phone: 021-29017373

TKP Kemang
Jl. Kemang Raya No. 95E, Jakarta Selatan. Phone: 021-7181949

TKP BSD
Ruko Bidex 2B No. 2
Jl. Pahlawan Seribu, BSD City, Tangerang. Phone: 021-53164418

TKP Bandung
Jl. R.E. Martadinata No. 79A, Bandung. Phone: 022-4267790

TKP Bandung 2
Jl. Cipaganti No 150-152, Bandung. Phone: 022-2035162

TKP Surabaya
Kompleks Ruko Plaza Graha Famili B3 & B5,
Jl. Yono Soewoyo, Surabaya. Phone: 031-7329526

TKP Semarang
Jl. Sultan Agung No. 142, Semarang

Selesai menulis tentang artikel ini, saya langsung pengen buru-buru weekend supaya dianterin suami makan steak lagi. Hihihi. Untuk yang udah coba Steak Hotel by Holycow!share dong menu favorit kalian apa aja? Oiya, sebentar lagi akan buka TKP Kota Kasablanka dan TKP Bintaro juga loh. Good luck Steal Hotel by Holycow! Sukses terus yahhh! :)

26 comments:

  1. Wah, malah saya belum pernah nyobain yang ini. Pernahnya yang mantan partner. Tapi salut banget, keduanya bersaing dengan sehat, sama-sama hebat, inovatif, dan afforable!

    ReplyDelete
  2. aku ga tinggal di Jkt, aku tinggalnya di Manado, daaan tiap ke Jakarta harus banget makan di Holycow, dan selalu makannya di TKP Radal blm pernah coba di tkp lain. Menu favorit? semuanya favorit, hampir semua udh pernah dicobain hihi, semoga ownernya berbaik hati buka Holycow di Manado, amiiiinn :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Ivo, nanti aku sampaikan ke ownernya ya :D

      Next time kalau ke Jakarta coba ke #TKPSabang atau #TKPBenhil, dua-duanya tempat favoritku :)

      Delete
  3. Huaaa di surabaya ada yah kak .. jadi pengen nyoba.. ngileerrr !!! Kisahnya Kreatif banget yah!!!

    ReplyDelete
  4. Baru tahu kalau beda sama yang satunya, saya seringnya ke yang satunya soalnya yang deket rumah di Bintaro. Holycow emang steak favorit banget ya, ga kebayang yang steak hotel pasti juga nggak kalah enak :9

    ReplyDelete
  5. I looooove Steak Hotel by Holycow like crazy! Suka suka suka! Karena deket kantor, jadi seringnya ke #TKPKemang. Menu favorit adalah semua jenis daging yang tenderloin atau rib eye (bahkan pacar saya selalu pesan yang 400gr saking sukanya -atau sebut saja rakus hahahaha) dan mushroom saute . Your photos and post blow up my appetite, pretty sure I'm gonna knock the #TKPKemang's door to have a heavenly dinner. Sehat terus Kak Alo. Muah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak kayaknya kalo TKP kemang bukan steak hotel by holycow deh, itu punya mantan partnernya

      Delete
    2. #TKPKemang punyanya Wanda dan Wynda kok :)

      Delete
    3. TKP Kemang setau saya sih punya steak hotel, dan cuma ada satu Holycow di Kemang dan kebetulan juga deket banget sama kantor :) Kita sih satu kantor udah pernah semua ngerasain Holycow TKP Kemang, nagih! :)

      Delete
  6. kepecah itu trus yg satunya by chef ya judulnya?? krn di Surabaya namanya Holycow STEAKHOUSE By Chef.
    Saya tuh enasaran bgt dgn rasanya yg di Jkt heboh banget kan ini..tp krn saya domisili Surabaya yaudah kesitu aja yg by Chef, huhuhu rasanya gak banget deh, biasaaaa...eh ternyata kebykan org2 yg pernah kesitu beropini sama spt saya kalau soal rasa biasa *imho

    Alhasil byk bgt org2 Sby ngebandingin dgn steak asli Surabaya yg legendaris ituuuh :)
    Huhuhuhu akhirnya sampe skrg masih penasaran dgn rasa Holicow yg asli Jkt inii >.<

    ReplyDelete
  7. Waa looks so juicy :Q
    Kak Andra bikin ngiler aja deeeeh ini!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi aku pun setiap liat fotonya ngiler sendiri :D

      Delete
  8. Oh mennn.. tempat favorit kalo makan steak. kalo lagi pengen makan steak, di otak cuma kepikiran Holycow! aku paling suka di TKP sabang.. sabtu or minggu siang, suasanyanya enak, apalagi pas mendung2, makin romantis :D

    Eniwei fotonya bikin ngiler banget d XD

    ReplyDelete
  9. Ada menu steak ikannya ngga ya mba? *diet daging merah huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sampai saat ini belum ada, kalo salad sama Chicken Steak sih ada mba :D

      Delete
  10. Huaaa.....jadi makin ngiler coba Steak Hotel by Holycow
    Makasih Kak udah sharing, inspratif sekali dan sampaikan salam kepada owner nya ya ^^

    ReplyDelete
  11. Ahh,, enaknyaa... dari fotonya kelihatan enak. Pengen nyobain

    ReplyDelete
  12. Nikmat sekalii.. dari foto2nya keliatanya emang enak nih.. Coba deh menu yang lain di Kuliner Indonesia

    ReplyDelete
  13. kak andra pake kamera apa? kalo indoor kaya gini..hasilnya bagusss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fuji XE2 :) memang bagus banget walaupun pakai ISO tinggi hehe

      Delete
  14. Nih pake kamera SLR apa DSLR ? bagus banget pasti resolusinya tinggi

    ReplyDelete
  15. aduuuhhh sudah lama pingin nyoba, aku kira ini brand dari luar, ternyata dari radio dalem ^^
    dari awal terkenalnya holycow ini dijkt pingin nyoba cuma ga pernah kesampaian....sampai aku kesemarang ,ternyata juga ada..dan hanya bisa penasaran dari luar atau pinggir jalan di semarang..hahahah...
    next mau cobaaa..

    ReplyDelete
  16. wah kebetulan nih hari ini aku ulang tahun... mau coba steak nya ah...makasi mba udah sharing :D :)

    ReplyDelete
  17. jadi bingung, kok ada 2 HOLYCOW ya, yang 1 namanya HOLICOW by Chef Afit, yang 1 Steak Hotel by HOLYCOW.

    apakah HOLYCOW ini nama sebuah brand payung? secara logo font yang digunakan SAMA PERSIS.

    Bisa dijelaskan?

    ReplyDelete