Friday, October 17, 2014

GROWING THE EGGS #2

 photo blog-IMG_8747_zps915ee927.jpg
Finally, I'm back in Jakarta! Setelah 3 minggu 'melancong' di negeri tetangga, akhirnya pulang juga ke rumah. Dua hari sebelum pulang ke Jakarta, perasaan aku cukup campur aduk - antara gak mau pulang karena betah di Penang, tapi kangen juga sama Jakarta. Penang memang bikin betah, yang suasananya cukup berbeda dengan Jakarta. Tidak ada keramaian, mobil mengantri dengan teratur, gak ada orang yang melihat penampilanku dari atas-ke-bawah kalau di mall, kemana-mana serba dekat. Semua juga 'serba' ada, mau cari apa saja atau makan apa saja ada. Tapi tetap ya, sudah dari lahir tinggal di Jakarta pasti perasaan kangen sama Jakarta jauh lebih besar.

Bisa dibilang, bulan Oktober adalah bulan yang tepat untuk aku menjalani IVF treatment. Selain sudah melewati 3 bulan paska operasi, mental dan fisik juga lebih siap. Selain itu, Oktober selalu jadi bulan yang spesial untuk aku, karena aku berulang tahun! Di tahun-tahun sebelumnya, ulang tahun menjadi hari dimana aku bersenang-senang sesuka hati, menghabiskan waktu dengan keluarga dan sahabat-sahabat terdekat.

Tapi tahun ini sangat berbeda.

6 Oktober 2014
Tepatnya sehari sebelum aku berulang tahun, kakekku dari keluarga suamiku yang biasa kami panggil Aki, meninggal dunia karena kanker usus di usia 90 tahun. Shock, sedih, merasa kehilangan, tapi aku dan suami gak bisa pulang ke Jakarta. Biarpun Aki sebenarnya adalah kakek dari suamiku, tapi kami berdua sangat dekat dengan Aki. Sosoknya bukan seperti kakek, tapi seperti ayah dan guru bagi kami. Sewaktu dapat kabar soal kepergian Aki, aku dan suami menghabiskan pagi dengan bengong. Beneran bengong. Masih ngga nyangka kalau Aki sudah pergi meninggalkan kami. Thank you Aki, thank you for everything. Tapi sejujurnya, aku lega karena akhirnya Aki bisa pergi dengan tenang.

7 Oktober 2014
Suamiku tiba-tiba kasih surprise, yaitu berupa satu potong Blueberry Cheese Cake dan satu buah lilin warna pink di atas kue untuk aku tiup malam itu. Make a wish, katanya sambil tersenyum. Percayalah, hanya sepotong kue kecil dengan lilin tapi aku senangnya banget-bangetan. Karena aku tau suamiku masih sedih karena kepergian Aki, tapi suami sempat-sempatnya kasih surprise kecil :') Aku bersyukur banget karena masih diberi kesempatan untuk berulang tahun. Bersyukur karena aku bisa berada di Penang untuk IVF Treatment. Bersyukur dan berterimakasih. Karena dulu setiap menstruasi datang, aku kira umurku gak akan panjang. Apalagi waktu divonis gak bisa hamil natural.

Hari itu aku menghabiskan waktu jalan-jalan dengan suami dan kedua orangtuaku ke Gurney Paragon. Hanya makan siang yang simpel, sebelum pulang aku sempatkan mampir ke Sephora. Cara merayakan ulang tahunku memang bukan yang mewah-mewah atau harus gegap gempita, hanya sekedar menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat sudah membuat aku lebih bahagia.

8 Oktober 2014

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, yes, ini saatnya Oocyte Pick-Up (OPU) atau prosedur pengambilan telur dari rahim. Jam 7.30 pagi aku sudah siap di Loh Guan Lye Specialist Centre, lalu aku menunggu suster mendampingi aku sampai ke ruang operasi. Kali ini aku harus dibius tidur, prosedurnya sendiri gak sakit dan gak lama. Tapi nyebelinnya, pas mau dibius tidur, aku gak tidur-tidur! Hahahaha.. Sampai dipegangin sama dua suster, salah satunya my favorite nurse, nurse Jennifer. Satu lagi juga suster yang cukup familiar sama aku (ya masa gak familiar, setahun bolak balik ruang operasi terus hahahaha). Akhirnya pas prosedur dimulai, aku mulai ngerasa sakit sedikit dan mulai halusinasi karena pengaruh obat tidur. Gak lama nurse Jennifer bilang, relax, relax, we're finished! 

Setelah itu yang aku inget, aku udah bangun di Recovery Room dan akhirnya dipindahkan ke Day Care. Sewaktu istirahat di Day Care, aku ketemu lagi suster-suster yang dulu ngerawat aku pas operasi besar. Mereka nanya, dulu pernah kesini ya? Malah ada satu suster baru yang inget banget sama aku soalnya kena muntah aku jam 2 pagi. Oops sorry hahaha. Kira-kira jam 3 sore, nurse Jennifer datang ke kamar aku dan ngabarin bahwa hasil dari OPU ada 13 telur.

WHAT? 13 FREAKING EGGS. Tentunya ini gak seberapa banyak untuk pasien-pasien lain, tapi dalam kasus aku - dimana rahimku sudah pernah kena perlengketan dan infeksi - 13 telur ini banyakkkkk! Gak nyangka juga! Dr. Devindran pun sempat bilang, dengan kondisi aku seperti ini kemungkinan telurnya tidak sampai 10 buah. Tapi yang penting bisa dibuahi untuk prosedur Embryo Transfer. Kami pulang dengan muka sumringah :D

9 Oktober 2014
Kami dikabarkan oleh nurse Jennifer untuk datang lagi keesokan harinya untuk Embryo Transfer (ET). Nurse Jennifer mengingatkan untuk tidak memakai parfum/deodorant, dan tidak perlu puasa. Excited!

10 Oktober 2014
Hari yang ditunggu-tunggu datang juga selama lima bulan ini! Akhirnya aku sampai di tahap Embryo Transfer! Sangking senangnya, rasanya kayak ulang tahun setiap hari hihihi. Aku datang ke klinik kira-kira jam 8 pagi, abis urus-urus bentar, aku langsung menuju Operation Theater ditemenin nurse Jennifer. Sebelum masuk aku peluk-cium Papa & Mama minta doa, ke suamiku juga. Bedanya kalau di Loh Guan Lye, suamiku gak boleh ikut masuk pas proses ET. Pas di ruang operasi, aku disuruh minum sampai kandung kemihnya penuh.

Selama nunggu Dr. Devindran datang, aku ngobrol-ngobrol aja sama nurse Jennifer. Sangking udah seringnya bolak-balik ke ruang operasi, gak ada rasa nervous lagi tapi lebih ke gak sabar! Dan sangking excitednya, aku lupa nanya soal kualitas embryoku. Dan ternyata, aku dapat 4 embryo dengan Grade "Excellent". Another jaw dropping news for us! Nurse Jennifer seharian senyum-senyum karena dia juga gak nyangka kok aku bisa dapat embryo dengan grade paling tinggi, biasanya pasien-pasien yang kasusnya seperti aku cuma dapat kualitas "Good".

Prosedur ET merupakan prosedur kecil yang memakan waktu hanya kira-kira 10 menit, mirip-mirip Pap Smear. Dan kali ini aku gak dibius tidur, jadi dalam keadaan sadar. Aku bisa liat dua embryo yang akan dimasukkan ke rahim aku di layar. Gemes. Bagus banget bentuknya! "Juicy" kalau kata nurse Jennier hahahaha. Setelah prosedur selesai, aku harus bedrest kira-kira dua jam di RS lalu boleh pulang. Tapi di homestay aku juga harus bedrest sampai 48 jam.

Sekarang aku lagi 2 Week Wait (2WW) sampai nanti blood test untuk cek Beta hCG (=human chorionic gonadotropin). Thank you all for the wishes! And thanks for reading x

16 comments:

  1. Semoga lancar kak Andra, semoga Beta HCG nya meningkat (hamil). Amin

    -Sesama TTC Fighter-

    ^^

    ReplyDelete
  2. semoga lancar dan Allah mempercayakan untuk hamil :)

    ReplyDelete
  3. Semangat yaaa kak :)
    Can't wait to hear next progress nya kak alo ♥

    ReplyDelete
  4. semangat Andra :) semoga mendapatkan hasil yang terbaik yaa..
    aamiin

    ReplyDelete
  5. It's a good start Andra :)

    wish you all the best!

    ReplyDelete
  6. Semoga berhasillllll...... Saya TTC juga, bulan depan akan laparascopy dulu.

    ReplyDelete
  7. Ga sabar bgt ya pasti nunggu bsk...hihihi
    All d best!! ;) Semoga semua lancarrrr jaya

    ReplyDelete
  8. happy belated bday andra.. best wishes.. u are surrounded by such a loving family.. u can do it! best of luck!

    ReplyDelete
  9. blueberry cheese cake! sukaan aku & suami *kok curcol
    enw happy belated bday, hopes everything is going smoothly then ended happily :)

    ReplyDelete
  10. Good luck kak Alo! Bismillah... semoga senantiasa diberikan kelancaran. aamiin :)

    xoxo,
    Fetty

    ReplyDelete
  11. Baru nemu blog ini, salam kenal Alodita,, langsung goosebumps deh, pasalnya kita punya sama tanggal lahir, sama TTC, sama tinggal satu falopian tube (sblmnya ectopian pregnancy). Semoga berhasil ya ,, jangan menyerah, mudah2an keberuntunganku (dapet baby) menular ke kamu ��

    ReplyDelete
  12. Selalu percaya kalau hamil adalah proses selanjutnya dan ikhlas akan apapun hasil HcG test nya...
    Free your mind from anxiety, it works for me during the Waiting Time ;)

    ReplyDelete
  13. Mba update dong IVF nya! Berhasil ya? Amin!

    ReplyDelete